Posted in kepulauan seribu, sukun

Ada Sukun di Kepulauan Seribu


Waktu mahasiswa di Yogya dulu ada semacam cangkriman(jw) atau quiz. Apa persamaannya buah Sukun dengan Sapi? Jawabnya kedua-duanya enak digoreng dan dijadikan abon. Lalu dasar anak Yogya, quiz dikembangkan bahwa celana juga bisa disulap menjadi mie godok Jawa yang nyemek-nyemek dengan kuah yang kental. Setelah di loakkan.

Siapa yang tidak pernah merasakan gorengan sukun (bread fruit), dibelah dan diiris seperti busur derajat, warnanya kuning kadang kuning keterlaluan sebab diberi pewarna (sial), rasanya empuk-gurih- dan nikmat apalagi dimakan masih hangat. Ada manis-manis jambu tersisa dilidah.

Ternyata buah sukun ada muacem muacem. Sebut saja sukun keleci, sukun talas, sukun cilacap dan yang ini agak menyinggung saya, ….. Sukun Botak… (wah).

Dari semua sukun dengan nama yang aneh tadi konon ada sukun yang paling enak dan enak sekali, yaitu sukun kuning. Sebab memang kalau dibelah warnanya kuning.

Pertanyaannya dimana didapatkannya sukun seribu nama, sepertinya sukun mirip keluih. Ternyata TKP-nya di pulau Seribu (sukun).

Sebut saja Ny.Sukro, dia bilang, sukun kuning di pulau Pramuka bentuknya lonjong seperti nangka (tapi bukan) lantas ada durinya kecil-kecil seperti nangka (tapi bukan). Kalau dibelah warnanya kuning. Dan inilah tanah tumpah darah sukun terenak di dunia. Itu cerita enaknya, cerita nggak enaknya belum ada orang Jakarta yang berminat mengimpornya dari Pulau Pramuka.

Lalu resep menggorengnya ternyata ya biasa saja, “Paling dikasih garam, bawang putih dan dikecroti mecin,” kata mpok Sukro. Rupanya sukun ini hanya dipetik kalau ada tamu jauh atau sekedar buat oleh-oleh.

Sukun Pramuka bisa dibuat kolak, atau dikukus dan diberi parutan kelapa. Atau yang nekat, dibuat dodol sukun, asal sukunnya sudah matang, jelas nyonya Sukro.

Menurut para ahli, Sukun mengandung protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B1, Vitamin C sehingga bisa dipakai sebagai alternatif pakan manusia selain terigu. Kandungan kalsiumnya saja cukup baik untuk orang hamil dan menyusui. Vitamin B1 dikenal sebagai pemelihara kornea mata, urat syaraf, jaringan kulit dan menurunkan kolesterol. Dan sepertinya kreatif juga ini orang, dia bisa bikin sukun keprek.

Sukun digoreng setengah matang lantas dikeprek-keprek. Habis dikeprek, digoreng lagi makannya dicelupkan susu hangat. “Lizad Zidaan…” kata orang keturunan Arab.

Menurut Ny Suhama, selain pulau Pramuka ternyata sukun bisa ditemukan di pulau Payung, pulau Tidung Besar, Untung Jawa, pulau Pari dan pulau lainnya.

Dulu di Kepulauan Seribu pohon Sukun bisa dijumpai di mana-mana , namun ketika penduduk bertambah banyak, apalagi desakan menjual kawasan untuk turis, maka kasihan si sukun terdesak. Mereka ditebang untuk bahan pembuat rumah.

Kepulauan Seribu termasuk dalam provinsi DKI. Sekalipun diperutnya tersimpan 600 juta barrel minyak bumi, gas alam serta pasir laut tetapi pulau-pulau ini seperti terlupakan. Penduduknya tercatat 18400 jiwa pada tahun 2001, menjelang pemilu kemarin meningkat menjadi 20.000 lebih. Pulau yang termasuk di Kepulauan Seribu adalah Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Panggang, Pulau Rambut. Provinsi Banten sudah mengklaim bahwa 22 pulau disana adalah masuk wilayahnya.

Karena sukun ini khusus Pulau Seribu, maka yang keburu kepingin lebih baik menahan selera (ngeces) atau kalau kreatif seperti orang Kediri membuat rokok Sukun tetapi bahannya dari tembakau juga.

Gambar di unduh dari http://www.iptek.net.id

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s