Posted in australiana

Anjing Pemburu-pemburu Australia


Tom Wilson adalah pemilik anjing pemburu, terutama pemburu babi hutan. Ini bukan kerja main-main sebab taring babi hutan mampu menembus jantung anjng pemburu, bahkan babi hutan terkadang mengajak anjing berkelahi didalam air sehingga anjing pemburupun dilatih berenang.

Namun kali ini Tom harus mengubur niatnya berburu di musim panas, lantaran tiga ekor anjingnya harus dimusnahkan sebab membunuh seorang bocah berusia empat tahun di New South Wales Australia. Duduk perkaranya – balita ini entah bagaimana bisa naik ke pagar kawat tinggi lalu memasuki kandang anjing pemburu yang dipelihara Tom, tetangganya. Melihat mahluk merangkak mendekatinya, anjing-anjing ini lepas kendali terbukti rantai pengikat mereka terputus lalu menyerang balita hinga luka parah dan meninggal dalam perawatan di rumah sakit Warren.


Dokter mengatakan akibat serangan jantung.

Anjing ini dibesarkan untuk berburu babi hutan, sehingga naluri membunuhnya sangat tinggi. Jangan pernah mempercayai anjing semacam ini..” ujar Tom Wilson. Yang membuat Tom merenung, anjing peliharaannya ini seumur-umur tidak pernah menunjukkan tendensi menyerang manusia.

Ketika mula-mula celeng ini dibawa ke Australia dia dianggap sebagai bahan protein. Namun mereka ternyata mampu berkembang biak tak terkendali, apalagi di Australia kawasan selatan banyak terdapat perkebunan, air yang melimpah, rawa-rawa dan semak belukar sehingga merupakan habitat yang pas bagi kehidupan mereka. Tak heran dalam setahun mahluk bertaring setajam pisau belati ini mampu meningkat lima kali lipat. Padahal kerusakan yang diakibatkannya mencapai $100 juta pertahun dibidang agribisnis.

Dari sononya celeng adalah pemakan daun dan sayuran, namun kelompok ini ternyata oportunis juga. Bila ditemukan tebu, pisang, buah-buah tropik, sayuran, padi, gandum merekapun tak segan menggasaknya sampai habis.

Belum lagi kerusakan lain seperti tanggul-tanggul dan pinggiran dam yang diaduk-aduk oleh taringnya. Tanah yang sudah dibongkar oleh “HOG”panggilan lain dari celeng, biasanya sudah tandus sebab lapisan suburnya sudah dikupas habis.

Tindakan lain adalah dengan perangkap, racun dan pemburuan. Namun masing-masing cara memiliki kekurangan dan kelebihan. Perangkap dan racun, berhasil dibeberapa tempat, namun binatang lain sering menjadi korban.

Perburuan dengan menembak sekalipun terkadang ditembaki dari helikopter selain biaya operasi yang kelewat mahal, juga keadaanlapangan yang tidak memungkinkan. Pemburu berpengalaman bisa bertutur bahwa menembak buruan di ladang tebu atau pisang adalah pekerjaan yang hampir mustahil.

Apalagi binatang ini termasuk NonTektural, artinya hanya mencari makan di malam hari.
Musim panas begini, kawasan New South Wales sampai Queensland diadakan pertandingan berburu celeng. Sekalipun kegiatan ini tidak menekan populasi celeng yang sering disebut Hog, Razorback, Swine, Tusker,Pork atau Kapten Cooker.

Maka satu-satunya alat pengendus yang masih bisa dipercayai saat ini adalah melatih anjing yang kuat dan terlatih menginderai musuh yang tersembunyi. Nampaknya padang perburuan masih terbuka lebar.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Anjing Pemburu-pemburu Australia

  1. Saya senang sekali memelihara anjing berjenis fitbul apalagi untuk diadukan dengan celeng di kalangan. kalau ada informasi tentang anjing yang tangguh untuk diaduin dengan celeng informasikan ke saya apalagi ada yang mau ngasih fitbul ke saya dengan senang hati. Tks

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s