Posted in australia, komando, SAS

SAS – ternyata pasukan komando Australia juga


SAS

Adakah nama-nama anggota satuan tempur elit Australia, berapa jumlah persisnya anggota Special Air Force (SAS) Australia ini serta kawasan mana mereka diterjunkan?.
Semua serba rahasia sehingga banyak dari kalangan luar berpendapat bahwa pasukan Australia (Digger), hanya pelengkap penderita dalam pasukan Koalisi. Terbukti banyak yang mengira SAS adalah hanyalah pasukan Inggris.
Harian The Australian bulan September 2006 lalu memberitakan dua puluh anggota SAS meradang lantaran mereka merasa dianak tirikan oleh pimpinannya. Sama-sama bertugas sabung nyawa di Iraq, giliran dapat medali penghargaan, nama mereka seakan dianggap angin. Beberapa anggota SAS bahkan mengundurkan diri. Namun diluar urusan dalam negeri, tindak tanduk pasukan ini memang profesional.
Dalam tayangan TV, nampak saat mereka mengatasi berkecamuknya anarkis di Timor Timur misalnya. Bahkan ketika bencana Tsunami silam, saat terjadi rebutan jatah bantuan pasukan ini malah membiarkan pengungsi berebut, sementara pembela dalam negeri gatal sekali membentak dan mengokang senjata melepas peluru ke udara.

Medali VC (Victorian Cross) yang membuat sebagian pasukan iri, akhirnya mengundurkan diri dari kesatuanDibentuk di barak Campbell – Perth pada April 1957, semula hanya menjaring 160 orang. Tahun 1964, pasukan kecil ini berkembang menjadi satu resimen terdiri dari empat batalion khusus (4RAR) yang difungsikan penuh.

Tugas “keluar wilayah” ketika menghadapi konfrontasi dengan tentara Indonesia yang melakukan infiltrasi untuk menggagalkan negara Malaysia yang baru dibentuk. Lalu mereka diterjunkan kedalam perang Vietnam. Selama 6 tahun disana pasukan ini terlibat dalam ratusan pertempuran. Terhitung 1200 patroli yang mereka lakukan, dan selalu ditingkahi dengan baku tembak sehingga tak kurang 492 gerilyawan Vietnam meregang nyawa dibuatnya. Usai perang Vietnam, anggaran belanja pasukan khusus dengan moto “Who Dares Wins” ini sempat dipotong. namun tidak lama kemudian isue teroris fundamentalis menyebabkan anggaran yang dipotong dikembalikan seperti semula.

100.000 Dollar Pertahun… Seorang spesialis menerima tak kurang seratus ribu dollar pertahunnya. Tapi saat perang Iraq berkecamuk, banyak diantara mereka mengundurkan diri dan membuat bisnis pengawalan kepada orang-orang kaya di Iraq. Orang Iraq sangat percaya kepada keandalan bekas SAS mengingat satuan ini cepat medan. Banyak yang akhirnya jadi pengusaha sekuriti yang sukses.Mereka merekrut pemuda yang usianya tidak termasuk remaja yaitu umur diatas 20-tahunan. Mereka dididik menjadi ahli paramedik untuk orang lain dan dirinya sendiri, ahli pemecah sandi, ahli bom dan ahli bahasa. Gambaran “Rambo” memang melekat pada diri mereka. Hampir semua anggota pasukan yang diterjunkan di Afganistan memahami bahasa Pashtun, yang menjadi bahasa sehari-hari kaum Taliban.Ciri khas dari pasukan yang kondang dengan keahlian “surveillance” alias pengamatan ini dilihat dari para anggota yang sedikit bicara. Mereka hanya boleh berbisik, dan harus mengenal perangai (mood) anggota team lainnya sehingga mampu mengidentifikasi mood temannya.
Saat terjadi baku tembakpun mereka irit teriakan. Semua dilancarkan dengan kode kode tangan. Salah satu senjata yang diandalkan adalah kemampuan menembak berbelok, terutama dalam operasi ruang-ruang sempit.

Senjata dengan kemampuan menembak berbelok

Sejak September 2005, ada 100 orang bertugas di daerah yang angka kesulitannya tinggi yaitu propinsi Oruzgan di Afghanistan. Daerah yang berlereng terjal ini merupakan surga bagi gerilyawan Taliban. Penguasaan bahasa Pashtun yang fasih menolong banyak. Selama setahun
bertugas tak kurang 139 perang pernah dilakoninya.

369 hari bertugas, saatnya pasukan ditarik ke pangkalan. Namun kepergian mereka minggu lalu mengundang kekuatiran termasuk tentara Amerika dan Inggris sebab dengan kehadiran pasukan SAS, tentara koalisi lainnya merasa aman terlindungi. Terbukti baru kloter pertama dipulangkan, 400 Taliban dengan senjata modern sudah merangsek pangkalan mereka.

Era peperangan baru yang tidak konventional menuntut keahlian penuh ereka. Mereka harus mampu duberangkatkan dalam pemberitaan yang singkat. Contohnya saat terjadinya keributan Timor Timor, dalam beberapa hari saja pasukan berseragam loreng tersamar coklat, biasanya berkacamata hitam (memang ini aturan pakai keselamatan di siang hari), irit bicara sudah bermunculan di Lorosae. Itulah ciri pasukan khusus SAS Australia yang sekarang sudah setara kemampuannya dengan elit sejenis milik Amerika dan Inggris. Bush menyatakan hal tersebut didepan Alexander Downer sesaat sebelum deklarasi perang terhadap IraqKehilangan terbesar terjadi saat 15 orang tewas saat latihan terbang malam. Pesawat Black Hawk bertabrakan diudara. Yang perlu dicatat, pasukan ini memang banyak yang tewas dimedan latihan daripada dalam perang sesungguhnya.Burma merupakan negara luar pertama yang memanfaatkan jasa pasukan elit, dalam upaya memerangi teroris.


7/10/2006
Mimbar Bb. SAPUTRO

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

2 thoughts on “SAS – ternyata pasukan komando Australia juga

  1. jelek bgt gak penting tw!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s