Posted in dangdut, leste, pemilu, timor, timtim

Pemilu di TimTim dan Bahasa Indonesia


Mengesankan dan membuat merinding ketika anak muda Timor Timur membacakan hasil pemilihan umum dalam bahasa Indonesia. Saya sampai melompat dari tempat duduk saya tidak percaya pada pendengaran saya.

Lalu di televisi nampak bahwa sebuah koran Suara TimorLorosae dalam edisi bahasa Indonesia mengatakan “Jika tak ada mujizat dalam proses perhitungan suara hasil pemilu presiden jilid ke-2 di Timor Leste, Rabu (9/5) kemarin, calon presiden (capres) Dr. Jose Ramos Horta bakal mulus ke Istana Debu, Kaikoli, Dili, untuk menduduki kursi presiden RDTL yang sebentar lagi ditinggalkan Xanana Gusmao.

“Trima Kasih Xanana, Selamat Datang Presiden Baru Horta”.Terima Kasih Xanana, Selamat datang Ramos Horta.

Menurut Jakarta Post, mereka memeriahkan kemenangan dengan menyanyikan lagu “Terajana” nya bang Haji Rhoma Irama. Lucia Lopes, 19, hapal hampir semua lagu dangdut, dan Peter Pan.” Sementara rekannya, Sanches, menyukai group band Dewa, Slank, dan Ratu. Bahkan Taxi, Restoran di Dili memutarkan lagu-lagu Indonesia.

Antena Parabola bertebaran di Dili untuk menangkap siaran Indonesia dan Australia. “Pasalnya siaran Australia dalam bahasa Inggris dan saya tidak mengerti bahasa Inggris. Enakan nonton Sinetron Indonesia.” ujar seorang pemuda Timor Leste.

Sebetulnya pemerintahan Timor Lorosae sudah berusaha menghilangkan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Mereka membawakan acara dalam bahasa Tetun dan Portugis, namun mereka hanya mendengarkan berita di pagi hari. Selebihnya mengarahkan kanalnya ke TV Indonesia seperti RCTI, MetroTV dsb. Bahkan dalam acara Surat Sahabat pernah dikatakan bahwa anak-anak Timor Leste sudah tidak bisa berbahasa Indonesia sebab dicekoki bahasa Portugis sejak kecil.

Nampaknya pengaruh bahasa Indonesia masih akan lama bercokol di Timor Leste.

Ternyata kali ini Sinetron dan KDI masih mampu menjajah negara lain. Suit Ziew…

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Pemilu di TimTim dan Bahasa Indonesia

  1. Jumat, 11-05-2007 19:18:35 oleh: GUS WAI

    Mas Mimbar,baru kali ini ada efek positip dari Sinetron ya. Tetapi itu positip versi Indonesia ya. Kalau bagi Timor Leste masih tetap negatif ya. Good topics

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s