Posted in ketukan, morse, telegram

Ketukan


Membaca persyaratan masuk perusahaan besar kelas internasional dan nasional yang mengharuskan pekerja yang berpengalaman membuat bebrapa calon pelamar sudah menguncup hatinya alias mundur teratur.

Alkisah diantara advertensi lowongan pekerjaan yang terbuka sebuah perusahaan telegram membuka lowongan.  Seorang calon pekerja yang sudah mengkeret nyalinya seakan berkobar kembali ketika sebuah perusahaan kecil yang tengah mencari tenaga untuk melayani mesin Telegram. Barangkali cocok dengan kebiasaannya apalagi masa remajanya pernah menjadi pandu dan mahir bermain morse.

Sampai di perusahaan tersebut, lagi-lagi hatinya menciut lantaran sudah puluhan pelamar berada di ruangan sambil mengisi biodata.

Selesai mengisi formulir yang disediakan ia berjalan mengelilingi ruangan. Dilihatnya beberapa mesin telegram dan salah satu mesin sedang mengetuk halus.

Tidak berapa lama datang seorang pelamar lain. Setelah mengisi formulir langsung memasuki ruang direksi dan keluar dengan senyum tersungging.

Lalu Direksi keluar ruangan menemui pelamar dan dan mengatakan bahwa posisi yang dibutuhkan telah diisi oleh pemuda yang baru ruangan.

Bagaimana mungkin bapak bisa menerima pelamar langsung diinterview sementara kami yang seharian menunggu disini tidak diberi kesempatan?

Direksi menjawab bahwa salah satu mesin telegram sebetulnya mengirimkan berita mengenai nasib anda, pesannya, “kalau anda dapat mengerti pesan ini, langsung menghadap direksi untuk interview.” Dan hanya dia yang memperhatikan pesan tersebut.

Banyak dari kita yang mengandalkan bakat dan pengalaman namun sering lupa menyadap informasi kecil sekitar kita, yang kebanyakan orang melewatkannya.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s