Posted in wisata

Pengungsi di Hotel Kasino Burswood


intercontinental.jpgSebelum masuk ke hotel ini teman-teman pada bilang Hotel terbaik di Perth. Tapi kali ini saya datang saat makan siang sehingga yang saya temukan di ruang makan siang yang besar adalah wajah-wajah Asia, dan maaf “tidak cantik” karena muka mereka selalu nampak kusut dan berpakaian slordeh alias tidak rapih tetapi saya yakin duitnya nggak ada serinya.

s4100125.jpgYang bule juga umumnya sudah tua-tua sehingga mereka menghabiskan waktu tuanya berdoa sambil memutar-mutar butiran koin.

s4100112.jpgSaya tidak bisa cerita soal kasino, melainkan soal makanan. Makannya luar biasa sebab mereka tahu persis yang berkunjung ke tempat ini adalah macan-macan Asia sehingga makananpun harus disesuaikan lidah mereka. Maka saya teramat bersuka cita melihat Nasi Goreng, Bak Pau, Dim Sum dengan cita rasa seperti yang dikehendaki oleh lidah saya.

parit_koin.jpgSebuah parit mengalirkan air jernih mengitari ruang makan. Namun yang tidak biasa adalah dasar parit ini penuh dengan koin-koin uang logam.

Bermain judi tidak lepas dari kepercayaan “hoki” atau “bad luck” sehingga segala macam diusahakan agar dewa keberuntungan dipihak. Salah satunya melempar uang ke air mancur lalu mengucapkan niat kita melempar uang tersebut. Namun kalau diamati dengan seksama ternyatabeberapa mata uang tersebut hanya koin mainan yang ditanam disana. Mungkin sebagai pancingan agar pengunjung melemparkan koin pada kawasan yang diresmikan pada 1988 ini.

s4100005.jpgKamar hotel didesign dengan sekat kotak-kotak kecil ala Jepang. Akibatnya saat di kamar mandi fantasi liar saya seakan ada tangan merobek dinding kaca lalu “jreng” sepasukan ninja datang menyabetkan samurainya.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s