Posted in jalan

Jalan Raya Australia


s4100032.jpg

Masih seputar mengungsi sehubungan dengan Siklun Tropical – Nicholas bulan Februari 2008

Sambil menunggu waktu makan malam, jam 19 Waktu Australia Barat kita masih melihat matahari kinclong-kinclong maka dua pekerja pengeboran (pengungsi) sedang berbicang mengenai kemampuan masing-masing handphone menerima signal.

Victor seorang Filipino yang tinggal di Selandia Baru dengan HP mahal yang baru dibelinya ternyata hanya mampu menerima satu bar signal. Tak heran istrinya di sering kebingungan sambungan tilpun terputus begitu saja. Lawan bicara Bambang mengatakan HP-nya termurah didunia tetapi mampu menjelajah sampai ke Nologaten dibelakang Ambarukmo Plaza – Ngayogyokarto.

Saat mereka bertukar pikiran, saya menjauh dan memotret jalanan aspal pedalaman Australia. Nampak seperti dipoles tipis berbeda dengan jalanan kita yang sepertinya menggunakan rumus tiap kali diperbaiki harus dipertebal.

Aku tinggal di Bekasi saudara-saudaraku tercinta. Masuk wilayah JawaBarat – Perbatasan antara Pondok Gede dan Jawa Barat. Kalau pakai tol dua jam baru sampai ke Bandung ibukota Jawa Barat.

Jalanan di daerah kami tak pernah beres. Para pimpinan obral janji, jalan ratusan kilometer jalan rusak, yang diperbaiki cuma sekitar puluhan klik.

Pernah sekali saya dibikin bungah dan berbinar-binar, tumpukan baru krakal dan pasir menggunung dipinggir jalan. Hari ini mereka menggunung malamnya menghilang lantaran disapu hujan begitu seterusnya. Ketika hujan reda tumpukan menggunung datang lagi. Lalu nampak pekerja sibuk menggali sana sini. Ternyata hanya got yang mereka semen itupun cuma sepotong kecil sementara jalannya egp.

Ironis sekali meredeka 63tahun lebih warga hanya ingin sebuah jalan yang bukan mirip kubangan kerbau. Pekerjaan yang sia-sia kecuali Daftar IsianProyek yang mengalir deras tentunya. Angkot pengangkutan vital bangsa ini harus berjuang untuk memperpanjang usia suku cadang kendaraan yang cepat koma lantaran berperang melawan jalan yang teramat buruk. Sudah dipalak para bandit berselimut timer – petugas  setengah resmi masih  dengan ancaman kenaikan bahan bakar namun dilarang menaikkan tarif angkutan.

Rasanya kalau saya berdarah separatis macam alm Mayor Alfredo Reinadonya dari Dili, saya akan bikin pasukan pemberontak untuk berkoalisi dengan Pemerintah Propinsi Jakarta. Agar kami memiliki jalan sebaik saudara tua kami. Rasa tidak puas kami sebagai daerah yang diterlantarkan sederhana saja. Kalau sudah begini, hikmah yang dirasakan adalah “oh begini rasanya penduduk Papua yang kadang marah merasa terlantarkan pemerintahannya…

Akibat kesumat memiliki jalan bagus, saya tidak segan-segan kenorakan memotret jalan-jalan diluar negeri agar bisa berhalusinasi memiliki jalan yang bagus. Membuat jalan tidak perlu setebal kulit dinosaurus, bagian pinggiran diberi cat putih sebagai pedoman bagi pengendara agar tidak kehilangan pandangan. Masih lagi diberi campuran baru kasar berwarna mereah untuk membedakan badan jalan. Mirip ampyang (kue kacang) yang juga berfungsi menyerap air karena lebih berpori.Pemimpin Jawa Barat… saya akan pilih sampeyan, saya promosikan seperti saya gerilya kepada partai politik bendera biru saat pemilu kemarin. Asal perbaiki jalan yang seharusnya hak rakyat. Tidak banyak kok..

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Jalan Raya Australia

  1. Wah Pak, Kita tinggal di daerah yang sama. Saya tinggal di Jatibening Estate. Saya tidak pernah mengerti bagaimana caranya agar pemerintah kota Bekasi atau Jawa Barat, bisa peduli dengan keadaan jalan di Bekasi yang makin hari makin parah. Kami kumpulan mahasiswa kota bekasi bahkan pernah melakukan demonstrasi di jalan Kalimalang. Parahnya lagi, Wakil Walikota tuh, tinggal di Perumahan Galaxi yang akses jalan kesana Rusak Parah di sekitar pintu masuk perumahan. Mungkin mereka semua sudah benar-benar Buta.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s