Posted in rig, rig pengeboran

Mengintip kamar mandi Rig Pengeboran.


Ruang Mandi Pekerja Rig

Potret saya ambil pada rig level bawah dari tiga level. Locker atau lemari bercat hijau telur bebek manila adalah milik orang Rig.

Jumlahnya sekitar 200 lemari. Padahal penghuni Rig sekitar 100 orang dan beberapa diantaranya bukan penghuni tetap sehingga tidak memerlukan locker. Namun kenyataannya semua locker terisi penuh. Akhirnya setiap 3 bulan sekali dibuat daftar kepemilikan locker. Setelah tiga bukan berikutnya ternyata tidak ada yang mengklaim maka gembok gembok mulai dipotong. Locker saya nomor 8, di bawah dengan sticker Wikimu.Diujung gambar yang bercat putih adalah tempat duduk merenung alias toilet. yang bersih dan tidak berbau karena selalu dijaga kebersihannya dan sang pemakai tidak jorok serta tidak nangkring diatas kloset duduk. Setiap toilet diberi sebotol dodoran untuk menjaga kesegaran ruangan.

Nah umumnya kalau ada pendatang baru dan maaf dari Asia akan cepat ketahuan kelakuannya saat berhajat besar. Oud sang janitor saat membersihkan toilet bakal menemui jejak jejak orang jongkok di toilet duduk. Pasalnya jongkok di toilet duduk bisa menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan seperti benda keramik tersebut pecah dan melukai pemakainya. Lagian dilarang merokok diruang akomodasi.

Cream

Nah yang ini adalah krim yang dioleskan tangan atau bagian lain saat bekerja hendak bersentuhan dengan lumpur pemboran (barrier cream) botol berwarna merah muda sementara botol yang lain adalah afterwork cream ertuliskan hijau adalah krim yang dipakai setelah habis bekerja. Yang menempel pada dinding paling kiri adalah sabun cuci tangan. Lapangan minyak kami ini dibor dengan menggunakan lumpur yang tidak mirip dengan lumpur Sidoarjo atau lumpur yang menempel pada ban sepeda ontel anda.

Kami menamakan lumpur Synthetic Oil Mud (SBM) yang bahan dasarnya adalah minyak sintetik.

Bahan ini jahat terhadap mata, pernapasan, sulit dibersihkan dan yang paling penting menimbulkan iritasi pada kulit kalau dibiarkan menempel terlalu lama. Baunya persis cabai merah keriting yang membusuk dipasar sementara rasanya dikulit seperti ketempelan getah keladi tua. Makin digaruk, makin gatal dan panas.

Yang peka malahan menjadi gerakan 3A, sayangnya bukan slogan jaman dulu Jepang Pemimpin, Pelindung dan Cahaya Asia. melainkan  Abang, Abuh dan Anget.

Maka sebelum bekerja, setiap dua jam sekali kita harus mengolesi tangan dengan krim tersebut dan saat berangkat tidur mengoles sekali lagi krim After Work. Sebetulnya masih ada satu cream yang tersedia disini yaitu Sun Screen yang baunya macam kelapa di panggang (harum). Kalau diikuti prosedurnya sekali cuci tangan anda harus menghadapi empat botol cairan kimia padahal anda sudah pakai sarung tangan segala.

Keranjang Baju Kotor

Selesai kerja umumnya pekerja Rig yang bergelimang lumpur minyak sintetik bajunya sudah kuyup seperti kucing garong masuk comberan. Tulisan SBM adalah singkatan Synthetic Base Mud

Bagi anda yang tidak terkena SBM maka baju kerja cukup dimasukkan kedalam kantong gandum yang memang tersedia disetiap kamar.

Baju ini dikumpulkan pada keranjang khusus karena akan dicuci dengan air panas dan deterjen khusus penghilang minyak. Akibatnya enam bulan sekali para pekerja Rig mendapat jatah sepasang baju kerja.

Lalu kenapa minyak yang mahal tetapi jahat ini dipakai sebab mereka memang super ketimbang lumpur air biasa. Pengeboran bisa lebih cepat, lubang yang diiris lebih halus, dan mampu menolak beberapa penyakit pengeboran. Kalau pengeboran selesai minyak ini dipompa kembali ke kapal untuk diproses ulang.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

7 thoughts on “Mengintip kamar mandi Rig Pengeboran.

  1. wah enak ya pak kerja di pengeboran, ngomong2 di mana?
    boleh bagi info dong klo ada low disitu via email, maaf sbelum’y.

    Like

  2. Rig lama, dah tua, kecil, sempit, udah ga model….. kecuali dipaksa kan kerja
    oleh client
    2-3 hari ga pa-pa, klu 1 bulan…… kasihan bisa stress
    klu mau kerja rig/offshore, pilih di subcontrator, crew rig atau client oilcompany
    coba buka web rigzone, offshore work, dll sejenisnya.
    harus sehat fisik, mau kerja keras, mau belajar, inggris harus fluent………cuma jangan kelamaan….waktu mu di tukar dgn uang…mending jadi bisnisman bisa cipta in kerja……jadi orang kaya…ga ninggali anak istri, kecuali lu suka…?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s