Posted in australiana, kriminal

Pelaksanaan Hukuman gantung Ned Kelly ditonton 5000 orang


Suasana penggantungan Ned Kelly

Harian The Australian dalam edisi ulang tahun ke 175nya banyak menampilkan kembali berita-berita utama pada era tersebut. Bau Rasialis, memandang enteng bangsa berwarna berita-berita tersebut.

Salah satunya adalah reportase penggantungan penjahat terkenal Ned Kelly pada 11 Nopember 1880.

Gang Ned Kelly bersaudara kondang dengan keberaniannya menyandera seisi kota termasuk kepala polisinya. Padahal Ned Kelly adalah “orang desa, orang semak” sehingga beritanya diblowout pers secara besar-besaran.

Setelah melalui tembak menembak dengan aparat yang menggempur persembunyiannya, Ned Kelly yang berlindung dibalik baju bajapun menyerah. Tak pelak lagi, hukuman terberat saat itu adalah gantung sampai patah tulang lehernya dan ditutup pintu amal ibadahnya didunia.

Detik-detik menjelang kematiannya, yang berubah dari Ned Kelly adalah sikap garangnya sudah lenyap. Ketika didatangi tim rohaniawan dari penjara sikapnya lebih bersahabat dan ia mau berdoa.

Sore-sore ia sudah tidur nyenyak di kamar tahanan penjara Melbourne, baru mendusin pada jam 1 pagi dan sejak itu ia kelihatan gelisah sampai jam lima pagi.

Saat pagi tiba, Ned dilaporkan berjongkok lalu berdoa.

Kepala penjara Costieau memasuki kamar Ned dan mengabarkan bahwa hukuman gantung akan dilaksanakan jam 10 pagi. Kelly hanya menjawab “ya itulah hidup” – “Such is life”

Ketika digiring dari kamar sel ketempat eksekusi ia melihat ruang bawah tanah yang ditumbuhi bunga, Kelly berkomentar “what a nice little garden..” – sejak itu ia tidak berkata-kata kecuali bersenandung lagu tidak jelas sampai pendeta penjara Donahy mengunjunginya.

Jam 9 pagi, masa mulai berkerumun dihalaman penjara. Penonton yang telah memiliki tiket pertunjukan atau tepatnya penggantungan nampak memasuki penjara lebih awal. Menjelang jam 10 tak kurang 5000 orang sudah berdesakan menyaksikan jalannya eksekusi. Pengunjungnya terdiri orang tua, perempuan dan anak-anak. Harian The Australia (waktu itu namanya masih panjang), menulis umumnya yang datang adalah pekerja kelas rendahan.

Sepuluh menit menjelang jam 10, para Sherif dan deputinya memasuki ruang namun hanya Sherif, wakil dan dr Barker yang diperbolehkan naik ke panggung penggantungan.

Di depan panggung para reporter bersiap dengan buku kecil dan pena ditangannya bersiap mencatat apa yang diucapkan siterhukum pada saat menjelang akhir hayatnya.

Begitu tepat jam 10, Sherif Rede memasuki ruangan dan memberi isyarat kepada algojo Upjohn, seorang kakek berusia 60tahun, mendekat dan mengikat kedua siku Ned Kelly kebelakang dengan tali kulit yang sangat kuat. Tidak seperti dalam filem, Upjohn hanya mengenakan baju seragam penjara bahkan tidak menggunakan tutup kepala sama sekali.

Rombongan rohaniawan datang sambil membawa salib besar. Mereka merubungi Kelly sambil membacakan doa-doa untuk diikuti oleh Kelly. Dilaporkan saat membaca doa, pandangan Kelly hanya kepada pendeta penjara. Ia nampak pasrah saat ikatan jerat mulai diposisikan dengan buhul jatuh tepat pada bagian bawah pangkal telinga kirinya.

Dr. Barker sekali lagi mengistruksikan algojo untuk membetulkan letak jerat, lalu tak lama kemudian penutup kepala diturunkan menutupi wajah sang penjahat legendaries Australia. Hanya jenggot lebatnya yang tidak tertutupi.

Algojo lalu menarik tuas, bersamaan dengan jatuhnya lantai yang diinjak oleh Ned Kelly sementara jiwanya melayang kealam baka. Koran menulis adegan ini dengan “Ned Kelly Meregang Jawa diatas Steger (scaffolding)”

Satu jam setelah kematiannya, jenggot dan kumis jenasah dicukur, lalu ditempelkan “obat” semacam plester pada wajah yang mulus tersebut.

Hari berikutnya topeng kematian alias “death mask” Ned Kelly sudah dipajang didepan publik.

Pihak kepolisian mempelajari bentuk wajah ini agar seakan wajah adalah template watak seseorang atau dikenal ilmu phrenological.

Tujuan utama dibalik pameran topeng sang pesakitan adalah semacam unjuk otot bahwa kepolisian mampu mengatasi sehebat apapun penjahat.

Namun ada orang yang memanfaatkan kematian ini untuk kepentingan pribadinya, seorang mengaku “Profesor Phrenological,” meminta kepada pemerintah untuk mempelajari kontur wajah NedKelly, sebab menurut “profesor” – Ned adalah tipe manusia yang mempunyai “self esteem” sangat tinggi. Namun permintaan berbau bisnis ditolak.

Melbourne 11 Nopember 1880

Foto stolen from http://www.slv.vic.gov.au/ergo/uploads/images/2.2.2.3_03_full.jpg
Siapakah lelaki bernama Ned Kelly dan gangnya itu?
Mengapa ia begitu dendam kepada polisi bernama Fitzpatric sehingga seluruh perbuatannya seperti hendak menunjukkan balas dendam.

Surat Ned Kelly

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

3 thoughts on “Pelaksanaan Hukuman gantung Ned Kelly ditonton 5000 orang

  1. baca cerpen tentang hukum gantung ini kayak nonton film horor, bikin jantung deg-degan.
    Anyway, saya nggak habis pikir kenapa orang-orang tertarik membeli tiket pertunjukan hukum gantung. Kalo saya mah, dikasih duit 100 juta juga gak mau disuruh nonton orang meregang nyawa mah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s