Posted in gaya hidup

Titanic Sink


Mammoth Liner Sinking
Total Number of Deaths 1635
Captain Heroism
An Officer’s Suicide
Hysterical Woman
Alleged Atrocities

Demikian kepala berita koran-koran pada saat kapal legendaris tersebut menemui musibahnya pada April 1912.

Semua orang tahu kapal Mamoth, dulu tonase 45000 ton sungguh luar biasa, milik armada perusahaan pelayaran White Star, bernama Titanic yang tenggelam pada jam 02:20 dinihari 15April1912 setelah menabrak gunung es pada 12:15dinihari 14 April 1912 dengan membawa korban 1635 jiwa.

Tapi jarang ditulis misalnya suasana saat panik, operasi penyelamatan dan isu-isu yang beredar bahwa para awak kapal menembaki penumpang yang berusaha meloloskan diri dengan sekoci. Atau orang pertama yang turun ke laut bersama sekoci malah diledek sebagai “landlubber” alias sipenakut akan laut.

Nyonya Edgar J Meyer dari New York yang kehilangan suaminya mengatakan bahwa ia sudah rela mati bersama suami tenggelam atau hypotermia akibat suhu dingin, namun tiba-tiba sang suami mendorong istrinya masuk sekoci penolong sambil mengingatkan bahwa ia masih punya anak sembilan tahun yang ditinggal dirumah.

Nona Marvin, dalam perjalanan bulan madu, ketika sampai didarat baru sadar bahwa suami yang berenang bersamanya ternyata sudah tenggelam dan tidak terselamatkan.

Beberapa penumpang melaporkan bahwa begitu mereka tahu bahwa kapal menabrak gunung es keduanya melakukan bunuh diri. Namun penumpang lain mengatakan bahwa kapten Smith justru bekerja keras menyelamatkan penumpang dengan selalu berteriak “woman and child first” – saat semua sekoci sudah diluncurkan ia mengambil megaphone didek lalu berkata bahwa “upaya sudah maksimum, kita tidak bisa berbuat lebih lanjut, setiap orang sekarang mengurusi dirinya sendiri..

Lalu saat kapal tenggelam ia hanya mengucapkan salam akhirnya “Be British” – dan kelihatan berjuang sebentar tanpa berusaha untuk menyelamatkan diri.

Nyonya George Widener, yang kehilangan suami dan anak lelakinya mengatakan bahwa Kapten Smith malaan melompat dari kapal ke dalam laut setelah sebelumnya sang kepala mesin menembak kepalanya sendiri.

PEREMPUAN HISTERIS
Dari semula operasi penyelamatan dilakukan dengan mengevakuasi para wanita dan anak-anak. Sebuah sekoci berisikan 35wanita nampak siap meninggalkan kapal, namun ada tiga perempuan histeris berteriak-teriak lalu menuju pinggiran sekoci dengan maksud mengucapkan salam perpisahan kepada keluarga yang masih dikapal. Akibat ulah mereka, sekoci terbalik dan tak satupun penumpang sekoci selamat.

KELAKUAN JAHAT AWAK KAPAL
Beberapa penumpang bersumpah melihat bahwa para awak kapal ternyata lebih mementingkan diri sendiri dengan buru-buru menggunakan sekoci. Bahkan mereka menembaki penumpang lain berusaha berenang mendekati sekoci. Cerita ini sampai sekarang belum ditemukan konfirmasinya.

Beberapa orang asing (Perancis) berhasil mendekati sekoci penyelamatan, namun Mr Murdock Chief Engineer mengacungkan pistol mengancam menembak barang siapa mendekati sekoci. Tiga orang merangsek maju, dan langsung ditembak mati ditempat. Presiden Taft bahkan mendapatkan laporan bahwa Mr. Butt (awak kapal) minimal menembak 12 penumpang yang berusaha mendekati sekoci sebelum akhirnya bunuh diri dengan senjata panjangnya.

Koran-koran Amerika memuji tindakan para awak kapal dalam penyelamatan namun mencela bahwa jumlah perahu penolong sangat kurang bila dibandingkan dengan banyaknya penumpang. Mereka juga menyayangkan kenekatan kapten melaju dengan kecepatan 21knot padahal sudah tahu memasuki daerah bergunung es didepannya.

Sekitar 800 penumpang yang tidak kebagian sekoci lansung menceburkan diri kelaut. Penumpang yang selamat hanya melihat laut berkecipak sebentar, lalu tubuh tanpa nyawa yang kedinginan akibat air es kaku terapung dan terbawa arus.

KEMATIAN AKIBAT KEYAKINAN BUTA
Tiga warga Perancis mengaku mereka bermain kartu ketika mendengar kapal seperti menabrak sesuatu. Lalu mereka menuju dek dan meliat bongkahan es bergesekan dengan perut kapal. Sempat panik sebentar namun melupakan segera kejadian tersebut setelah kapten mengatakan: “pasang pelampung, mungkin berguna

Beberapa penumpang kembali ke kamar masing-masing meneruskan tidurnya setelah diberi jaminan bahwa apapun juga takkan mampu menenggelamkan kapal.

Bahkan seperti dalam filem, band diperintahkan bermain lebih rancak lagi. Tak seorangpun berniat mendekati sekoci, kecuali tiga warga Perancis danbeberapa penumpang yang sempat “ambil resiko berperahu di laut lepas.” – bahkan saat sekoci perlahan diturunkan, beberapa penumpang berdiri dipinggiran kapal sambil mengecek “pengecut.”

Dari kejauhan mereka melihat Titanic seperti bertabur cahaya, lalu mendadak gelap dan terdengar teriakan kematian saat kapal tenggelam.

Source Arsip 175 years The Australian

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Titanic Sink

  1. orang menonton Titanic di film dan berfikir bahwa itu kisah nyata pasti mereka akan mengira bahwa semua adegan yuuang ada di film Titanic adalah memang benar-benar terjadi.gitu…..

    jadi…….saya juga bingung sebenarnya cerita cinta didalamnya itu benar2 terjadi atau tidak ya???????????

    Im 08567607497
    Titanic Lover

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s