Posted in mudlogger, oil rig

Pak .. aku mau kawin


Bulan Juli 2008 yang baru lalu – perusahaan kami melakukan penyaringan pegawai. Ini adalah sejarah kembalinya usaha mudlogging kami ke Indonesia setelah hampir selama lima belas tahun diterlantarkan. 

Dahulu perusahaan kami termasuk yang terkemuka dibidang usaha ini. Namun ada policy perusahaan untuk “memberangus” usaha yang dianggap tidak menguntungkan.  Saya adalah salah satu orang yang “diam-diam mendadak luka bathin menyaksikan beberapa proyek mudlogging termasuk Geothermal diserahkan begitu saja kepada perusahaan lain. Ketika waktu berlalu – lahan yang semula dikira kering, ternyata cukup gemuk dan menggiurkan.  Kali ini saya harus mau menjadi ujung tombak bisnis di Indonesia.

Sekalipun sudah memiliki pegawai asal Australia, dimana sebagian besar orang Indonesia, namun alangkah baiknya pada kesempatan ini kalau kami merekrut tenaga kerja dari Indonesia dan untuk Indonesia. Apalagi sebagai awal kami sudah mendapatkan dua pekerjaan pada pengeboran lepas pantai Sumatera dan Kalimantan.

Hampir dua puluh orang akhirnya yang berhasil kami rekrut. Yang membuat lega adalah ketika pengumuman dikirim melalui email maka keesokan harinya beberapa anak muda dengan wajah riang langsung menerima tawaran kami. Menandatangani kontrak yang dibuat oleh personalia.

Saya bisa merasakan kegembiraan mereka. Tetapi yang membuat bulu roma merinding ketika diantaranya langsung mengirimkan SMS: “Pak Saya Mau Kawin..sekarang saya berani melamar…” Mudah-mudahan Surat Kontrak Kerja yang diperlihatkannya kepada calon isterinya, bukan berarti kawin kontrak juga.

Merekrut Mudlogger – menjadikan mereka tim terbaik, adalah ambisi saya. Maka tak heran, melalui email, verbal saya tak jemu-jemunya memberikan bocoran, arahan agar tiga puluh peserta lulus semua. Sudah cukup rasanya dunia mudlogger didominasi teman teman dari Pilipina dan India. Untuk lebih memberikan “amunisi” saya mengatakan bahwa perusahaan kami memiliki paling tidak sepuluh divisi.

Maksudnya apabila dikemudian hari anggaplah (amit-amit nggak minta)  divisi SLS kami paceklik job, maka seperti yang sudah-sudah dilakukan cross training sehingga banyak para mudlogger pindah jalur menjadi Mud Engineer, MWD Operator, Bit Engineer, Coring Engineer dan masih beberapa cabang ilmu lainnya. Dan “sstt” – setiap lowongan pekerjaan selalu dibuka melalui komunikasi “internal” – dan jarang sampai menerobos keluar.

Iming-iming lain adalah kemungkinan bekerja “overseas” – sehingga mengeruk banyak dollar.

Tentu tidak semua termakan umpan saya. Ada yang langsung ngibrit pindah ke perusahaan lain yang hanya memiliki satu divisi SLS, alias sangat beresiko jika disuatu saat kelak proyek mereka selesai, terhenti. Ada yang ketika saya tilpun tidak mau mengangkat. Lalu tiba-tiba datang SMS menyatakan mengundurkan diri.  Biasanya mereka mendapat himbauan perusahaan, atau iming-iming tambahan bonus dan pelatihan di luar negeri. 

Hanya kalau boleh saya berpendapat, kebanyakan memang manusia Indonesia ini mudah dan amat pelupa. Dulu sekali mereka pernah dijanjikan akan dibelikan rumah ala kadarnya, dijanjikan ini dan dijanjikan itu sekalipun belum secuilpuin direalisasikan. Entoh ketika dibuai dengan iming-iming serupa, mereka lupa diri dan langkah tegap setengah berlalri untuk bergabung “lagi” dengan para penjual iming-iming. Duuh.

Beberapa mulai tarik ulur dengan harapan mencungkil satu dua dollar lebih banyak. Apapun juga alasannya, kesejahteraan para MudLogger mulai diperhatikan seksama oleh induk semangnya.

Mulai sekarang, selain saya dan keluarga ada dua puluh keluarga bergabung bersama kami. Mudah-mudahan berbekal pengalaman saya selama lebih seperempat abad di dunia permudloggeran saya bisa membawa perusahaan berlogo bola dunia dengan garis lintang dan bujur timur menjadi perusahaan disegani.

Semoga

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Pak .. aku mau kawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s