Posted in disiplin

Disiplin


Parkirpun sulit diatur

Ah kata yang sudah luntur dalam kamus kehidupan kita. Sudah tidak ada gaungnya ditelinga.

Seperti urusan pelataran parkir kantor kami. Puluhan petugas keamanan berada disekitar pelataran parkir.  Bukan tidak ada yang mengaturnya.

Namun perhatikan, sekalipun sebuah slot untuk sebuah kendaraan tersedia melongo, para pengemudipun lebih suka memarkirkan kendaraan di ruas jalan. “Agar mudah keluarnya,” – sebuah cara berfikir pragmatis.

Sayangnya saat bubaran kantor, para pengemudi ini umumnya masih sibuk di kantor sehingga kendaraannya menghalangi kendaraan lain.

Diperlukan waktu cukup lama untuk menggeser kendaraan-kendaraan yang menutupi jalan. Celakanya malahan ada mobil yang rem tangannya ditarik, sehingga kendaraan mbegegek tidak mau bergerak.

Pak Kaum menunggu peserta bukber

Lalu pada bulan puasa 2008 ini, seperti tak afdhol mafgadol kalau setiap kantor tidak mengadakan acara  “bukber” alias buka bersama.

Supaya tidak terkesan hura-hura maka didatangkan pengajian yang sudah di “sonding” di kantor berlangsung jam 16:30.

Apa yang terjadi, saat saya datang kesana, justru yang sudah hadir adalah pak Kaum dan rombongan sementara kami yang mengundang masih sibuk berhaha hihi sambil mengeluarkan jurus “entar ah, masih lama” – Usaha memanggil teman-teman untuk berdatangan bukannya tidak dilakukan, tetapi seperti menangkap asap.

Lucunya saat berbuka datang, suasana mendadak macam pasar tumpah di Sukamandi. Riuh rendah dan juga tidak beraturan.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

2 thoughts on “Disiplin

  1. Kurangnya disiplin dan kurang kemauan untuk diajak berkembang (pengajian kan sarana utk berkembang) adalah salah satu yg membuat negara kita tetap menjadi negara ‘dunia ke tiga’.

    Satu lagi.. Seharusnya mereka tau bahwa datang tepat waktu akan membuat sang pengundang merasa sangat dihargai.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s