Posted in Uncategorized

Anggrek


Betapa senangnya hati Madi,50tahun, melihat halaman belakang rumahnya yang tak seberapa luas di bilangan Jakarta Timur sudah mulai nampak hijau dan aneka rupa warna bunga.  Lalu ada penghuni baru berupa anggrek yang bergelantungan. Salah satu kesayangannya yang dijadikan ikon  Singapura adalah anggrek Bulan.

Sebagai pemula dalam tanaman hias, apalagi anggrek, rasanya belum berani nyali untuk menginvestasikan modalnya secara “tancap gas” ke tanaman anggrek maksudnya kalaupun gagal, kerugian tidak terlalu besar.

Tapi dasar manusia hatinya tetap saja tak sabar ingin agar halaman belakang rumahnya segera dipenuhi anggrek. Caranya, ia membeli anggrek plastik yang disamarkan diantara anggrek aseli. Kecuali dirinya tak ada yang bisa membedakan antara aseli dan aspal.

Suatu pagi ia melihat anggrek plastiknya yang dipasang di sayap timur nampak melengkung sehingga tangan cekatannya menekuk dan menarik daun dan bunga anggrek yang nampak lesu darah.

Perbuatan ini diam-diam diikuti oleh pembantu lelakinya yang baru, Pardi. Sayangnya daun yang dipotes-potes oleh Pardi adalah anggrek aseli (sayap barat) yang baru dibeli tuannya. Saat bunga anggrek aseli mulai memenuhi lantai, baru sang pemilik terkaget.

Ah dimana-mana barang palsu selalu membawa masalah. Tapi tidak selalu yang aseli bebas masalah. 

Pardi pernah membatu menjadi tukang di rumah kami. Karena pekerjaan tukang batu sudah selesai, saya memintanya menyambung kabel antene TV karena sedang dijangkungkan. Tidak disangka 3 kabel antene lain dia putuskan, lalu disambung menjadi satu. Akhirnya saya harus turun tangan menguruti jalur antena yang sudah dimultilasi kang Pardi.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s