Posted in banjir

Waktu Gulung Celana Panjang


Selasa 13 Januari 2009, nampaknya datang juga musim banjir. Seharian udara Ibukota mendung. Karena saya tinggal ditengah “RAWABOGO” – daerah abu-abu antara Jakarta Timur dengan Bekasi maka musik yang luar biasa adalah paduan suara ribuan kodok yang bisa seperti sambung menyambung menjadi satu.

Hanya repotnya jalanan kami yaitu Jalan Ratna dan Jalan Kodau seperti diiris oleh pisau raksasa tetapi tumpul. Pisau yang tidak tajam mengakibatkan jalanan seperti terpotong-potong tidak keruan oleh aliran hujan. Di mulut jalan bagian kanan ada plang bertuliskan Jalan Raya Kodau dengan Kode Pos sebagai 17422, namun tengoklah di bagian kiri biasa pak Ojek mangkap, Jalan Raya Kodau dengan kode pos 17421.

Hanya saja lagu “Nenek Moyangku” sepertinya tidak cocok ya. Pasalnya terjadi kecelakaan kapal Teratai Prima di perairan Majene, padahal syahbandar sudah melarang kapal untuk berlayar. Sebagai cucu pelaut harusnya kita tahu kalau laut sedang tidak bersahabat. Lho kok masih dilanggar.

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Waktu Gulung Celana Panjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s