Posted in Uncategorized

Kembaranku


Rupanya Jeng Palupi tidak tahan juga. Pada satu kesempatan kami berbincang ia menegur saya yang sombong lantaran berada di mobil mewah buatan Jerman yang nampaknya baru. Saya mesem saja senang didoakan memiliki mobil merek Jerman. Mungkin kenyataan demikian yang mendasari pemikiran mengapa  sutradara filem yang selalu menggampangkan jalan cerita dengan dua bersaudara kembar yang saat lahir lalu dibawa kabur sang penjahat dan sang penjahit (baik).

Tapi ada tambahannya yang bikin gerah. “Ada perempuan cantik sebelah bapak...”

Eng ing eng.. kedua kesalahan lihat ini kalau dibiarkan bisa berkembang jauh. Pertama saya tidak pernah naik mobil Jerman mewah. Apalagi memilikinya. Kedua jelas tambahan “wanita cantik” tadi juga makin kacau. Bukan tidak senang wanita cantik.  Saya masih normal kok.

Tapi memang kejadian Mimbar kembar ini sudah sering terdengar.

Istri saya pernah didatangi seseorang yang mengatakan bahwa saya pernah ceramah di sebuah Mesjid di Makasar dan kini menagih janji lagi untuk ceramah kedua kalinya. Lucunya kecuali paling banter transit beberapa menit di Bandara Makssar apalagi menginap. Apakah ini berbau penipuan ? tidak juga sebab sang pria tidak minta apa-apa dan setelah saya jelaskan duduk perkaranya iapun pamit. Lagian kalau agama saya paling cetek sedunia. Paling ya sekedar memberi contoh tanpa suara.

Mas Panji malahan keukeuh cerita kemana-mana bahwa pekerjaan sampingan saya selain mudlogger – diam-diam punya Night Club (ini bicara jaman dulu), sementara mas Tono pernah membuntuti “saya”  dengan perempuan cantik juga ke sebuah restoran.

Adik ipar saya pernah diam-diam menginterogasi saya bahwa saya memiliki “simpenan” – emang sekaya dan sehebat apa sih saya ini.  Cuma lelaki sekelas pemetik Cici Paramida yang mampu bermanuver segitu hebat. Tetapi namanya gossip (dan ilusi) bisa saja muncul.

Eh seperti caleg saja.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Kembaranku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s