Posted in SAP

Nunak Nunuk alias bingung dan meraba-raba


Mulai Senin 20-24 April kami ditraining menggunakan software yang namanya SAP. Konon software ini termasuk software integrasi mulai dari membuat Sales Order, Invoice sampai ke urusan kepegawaian. Karena software ini memang bukan di tailor made (dibuat sesuai kebutuhan), maka ada beberapa term-term yang membingungkan orang seperti saya. Lebih celaka lagi, mungkin saya adalah orang yang betul-betul gress terpapar dengan software.

Instrukturnya Marcel dan Ellis, dua-duanya anak Indo yang bekerja di Houston. Konon sebelum mengajar kami, mereka melatih bahasa Indonesianya terlebih dahulu. Indonesia adalah negeri yang paling pertama diberlakukan sistem SAP ini, pasalnya negeri ini masih dipandang paling rawan (Hi Risk) untuk berbisnis disini.

Lantaran selama ini ndak pernah mengenal akunting maka akibatnya selain paling tua sayapun menjadi bahan gurauan teman-teman.

Mbak Hera dan Selis misalnya selalu ngakak mengapa saya “demen bener” – menulis dan mencatat di buku ukuran A4 hampir setiap ucapan sang instruktur Marcel dan Ellis. Dan karena saya bukan tergolong orang cerdas, maka “harddisk” saya seperti mesin AT bersaing dengan teman yang Core Duo. Mereka bergurau yang umumnya selalu menyambung ke “selang” sementara saya masih mencoba keras mencerna instruksi pelatih dan celakanya mengantuk.

Hanya saja, training ini sebagian besar dianggap sebagai acara perpisahan sebab dengan krisis global, satu persatu teman dirumahkan. Bahkan ada teman yang semula namanya begitu moncer sebagai “data entry” – mendadak pada hari ketiga kami trainning, kami dengar sudah mendapat PHK.

Menurut Wikipedia, sap  adalah nama perusahaan Jerman didirikan pada tahun 1972 dengan nama Systemanalise und Programmentwicklung oleh 5 mantan karyawan IBM di Mannheim, Jerman. Kantor pusatnya di Walldorf, Jerman. Perusahaan ini mempekerjakan 35.873 pekerja pada tahun 2005.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.

One thought on “Nunak Nunuk alias bingung dan meraba-raba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s