Posted in Uncategorized

Sanca Bibir Putih


Teman-teman yang bekerja di Rig Pengeboran Darat sering menemukan jejak binatang liar.

Kalau yang rajin bawa kamera, mereka bisa segera mengabadikan obyek yang ditemuinya. Nick salah seorang pekerja di Pegununganforest-wallaby_nick bakerd'albertis-python_NickBakerd'albertis-python_3695_Nickbaker Papua Nugini pada awal Juli 2009 malam lalu berjalan sekitar tempat peristirahatan mereka.

Sekitar 200meter dari perkemahan dia melihat mahluk reptil yang agak jarang ditemui  yang dinamakan Sanca Bibir Putih.

Segera dia jepret gambar tersebut dan disebarkan kepada teman yang lain. Saya pikir sayang kalau cuma sebatas dikirim ke email, gambar hasil jepretan Nick atau nama lengkapnya Nick Baker saya masukkan sebagai dokumen pribadi saya.

Binatang lain yang sering dijumpai disini adalah Wallaby, sejenis Kanguru tanah.

Rata-rata ketinggian pegunungan “papua nugini” adalah 1600meter diatas permukaan laut. Batuannya adalah kapur seperti terlihat “tanah” berwarna keputihan. Karena medan yang sulit dicapai oleh kendaraan roda empat, beberapa dukungan logistik dilakukan dengan pertolongan helikopter.

Sekalipun Heli yang akan mendarat menimbulkan suara gemuruh dan desiran angin yang kencang, namun peraturan tetap peraturan yaitu berupa sirine panjang sebagai peringatan kepada pekerja dibawahnya untuk menyingkir sampai heli selesai dengan pekerjaan bongkar muat barang.

Begini surat dari Nick Baker: “Chaps, Here’s some shots of wildlife taken outside the Hedinia Camp last night, less than 200 metres from the entrance.  The snake is a D’Albertis Python (or White-lipped Python) and the mammal is some sort of Forest Wallaby.”

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.