Posted in Uncategorized

Lantai Tertinggi Justru Letaknya di Basement


Marcopolo_lampungMarcopolo dikenal pengembara yang cekatan menulis jurnal perjalannya dan selalu melihat sesuatu dari sudut pandang yang aneh. Nampaknya konsep ini dipakai oleh Hotel Marcopolo di Bandar Lampung.

Bayangkan anda mendapat kamar di lantai tiga (3) misalnya. Sudah barang tentu didepan resepsionis kita akan mencari undak-undakan (anak tangga) menginjak lantai satu, lantai dua dan hup saat kaki sudah mulai terasa berat dan napas tersengal kita sampai di lantai terakhir yaitu tiga (3).

Ternyata saya kecele sebab hotel Marcopolo yang tertinggi adalah lantai 2, sementara lantai tiga malahan ditaruh di ruang basement. Untunglah sampai sat ini saya belum pernah sial mendapatkan kamar di lantai tiga lantaran di ruang ini ada kegiatan bola sodok yang makin malam makin ramai.

Tapi itulah hotel Marco Polo ala Bandar Lampung. Kelak kalau hotel ini menyelesaikan tahap renovasinya dan dilengkapi dengan lift, bisa-bisa angka yang tertera pada lift dari lantai terbawah adalah mulai dari angka 3, LOBBY, 1 , 2.

Marcopolo_lampung_poolTetapi kalau anda membawa keluarga yang suka berenang, inilah satu-satunya hotel bintang 3,5 dengan fasilitas kolam renang yang nggegirisi saking besarnya.

Saat terindah adalah sarapan pagi di beranda terbuka dengan tiupan angin selatan (Lamphung) yang sejuk, lalu perlahan embun ditarik ke kali langit, anda bisa melihat rangkaian pegunungan BukitBarisan seperti bercumbu dengan Selat Sunda. Makan nasi goreng dengan kerupuk udang rasanya sudah manthaB suranthaB.

Lamphung sendiri berasal dari bahasa Cina kuno yang artinya “tempat dimana angin selatan berhembus..”

Date: Wed Sep 4, 2002 1:12 am

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.