Posted in Uncategorized

Diselamatkan Air Kemasan


Menjelang pukul 12 siang begitu terang. Perlu kacamata hitam untuk melihat sekitar. Dari Bekasi saya stir menuju Grogol. Untuk mampir ke toko bahan Bangunan Gajahsora yang sebentar lagi akan di bongkar sebab sudah 47tahun menghuni di lahan tidur milik negara. Dan sebagian badan rumah menempati parit besar saluran banjir. Konon lebaran ini pembongkaran dilakukan.

Dari mobil saya menyaut (mengambil) sebotol air kemasan dingin 500ml. Pasti enak sekali, saat mulut terasa pahit, lalu tenggorokan digelontor air kemasan dingin. Glek glek..

Botol kemasan saya taruh diatas kotak kaca display. Saat membuka segel, nurani mengingatkan akan sesuatu berlaku disini. Mengapa air kemasan mendadak menjadi sangat bernilai…;

Bukankah ini Ramadhan, hari yang dinantikan.

O alah kalau saja air kemasan tak diberi segel alias tinggal glek sudah badar puasa pertamaku di tahun 2009.

Lalu ingat masa kecil mandi di Sungai Musi sambil main simbur-simburan air. Ini dilakukan dengan gerakan seperti mendorong sesuatu ke permukaan air sehingga muncrat mengenai lawan bermain. Kalau permainan ini makin intensif tak heran kami bergulat dalam air dan jangan disalahkan kadang ada air yang masuk tenggorokan. Segarnya.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.