Posted in golf

Flying Golf


Para tenant, ataupun tetamu Kawasan Komersial Cilandak yang bawa kendaraan – berhati-hatilah. Anda lihat ada ruang “sela” alias bisa diparkir mobil dan jleg parkir lalu tinggalkan kendaraan disana, misalnya di pinggir jalan yang selama ini diklaim milik perusahaan tertentu.

Boleh jadi saat anda menemui kendaraan anada mungkin sudah borat-baret entah dicoret paku entah pisau.

Saya pernah mengalaminya, teman sayapun demikian.

Lalu katakan anda parkir ditempat yang disediakan. Itupun belum jaminan kendaraan anda akan tetap mulus. Boleh jadi masuk pelataran parkir mulus, keluar sudah penyok.

Penyebabnya para orang kaya main Golf disebelah kantor kami. Kadang tembakan mereka melenting lalu celakanya ada yang mampu lolos dari jaring dan brak – mendarat terpental-pental di kaca mobil, atau bemper kendaraan yang parkir manis-manis. Jaringnya sendiri hampir sama tingginya dengan gedung 7 lantai, tetapi ada saja bola yang seperti bermata lalu mampu merobek jaring lalu terjun bebas menghantam mobil-mobil yang parkir disana.

Kalau kepala yang terkena, waduh. Bisa ke RS Koja.. Gabung bersama korban Prahara Priok 14 April 2010 (Ulang tahun 14 Mei sebulan lagi)

Lalu teman sekantor mengusulkan agar klaim soal ini kepada pihak pengelola. Yang kami dapat adalah dua lembar peraturan sepihak yang jelas memenangkan pihak yang dituntut. Yang tidak enak di halaman pertama sudah ada tuduhan pelecehan halus seperti “menghindari pihak tertentu yang mengklaim mobilnya rusak padahal cuma akal-akalan..”

Pertama saat “der” kalau anda beruntung melihat bola melenting dan terjatuh, maka diperlukan dua (2) saksi ahli yang melihat bola jatuh, plus barang bukti berupa bola golf ada disana.

Artinya kita membutuhkan dua orang detektip merangkap ahli mortir yang mampu menghitung arah dan asal bola golf. Tugas mereka adalah siaga selama berada ditempat parkir, lalu seorang ahli DNA yang akan mengecek apakah serpihan daging bola golf yang menempel dimobil sama dengan DNA bola golf.

Selain itu mobil tidak boleh diubah-ubah apalagi dipindah dan anda harus menghadap Satpam untuk membuat surat laporan.

Setelah semua persyaratan dipenuhi laporan dibuat. Team pengelola akan menurunkan Tim Pencari Fakta, yang bisa saja mengatakan bahwa kejadian Mortir Golf cuma rekayasa pemilik kendaraan. Ini ditulis dalam pedoman operasi pengelola lho.

Kalaupun nanti mereka tahu bahwa anda memiliki asuransi, maka pengelola hanya membayar claim biaya asuransi.

Maka urusan ganti rugi sekedar melayang-layang…

Mimbar Saputro

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.