Posted in Uncategorized

Cedera gara-gara tidur


Sering dong kita bangun tidur bukan segar yang dirasakan melainkan pegal-pegal disekujur badan. Bahkan ada yang sampai “tengeng” alias leher kaku tidak dapat digerakkan sama sekali.

Pasangan hidup saya, Erni, sudah cukup lama mengalami “sempleh” macam burung derkuku patah sayap. Pada bahu kirinya cukup lama. Dikira cuma keseleo biasa. Lama kelamaan kok keseleo makin “minta jantung.” Mirip perangai anggota legislatif kita yang penghasilannya sudah begitu gede, lalu masih neranyak (ngelunjak) minta “Pork Barrel” lenbih guede lagi.

Puncaknya – memakai Bra atau baju harus dibantu seseorang. Jangan coba memeluknya. Ia akan menjerit. Lalu masuklah saran-saran yang berbiak macam video PeterPorn. Ada yang menduga – kolesterol. Jantung, Asam Urat, Keropos Tulang, Darah Tinggi, gejala menopouse dan seabreg bujet “mungkin dan mungkin..”

Dan ini dia-eng ing eng. Tak sedikit menyangka akibat di guna-guna.

Ternyata penduduk Indonesia se republik saya banyak yang Profesor-Doktor- dalam mendiagnosa penyakit. Mungkin disamakan seperti habis baca Suara Merdeka kita bicara politik.

Setelah melakukan serangkaian terapi mulai dari URUT –TERAPI REFLEKSI, masih belum enteng, pergi ke AKUPUNGTUR – hasil kosong-kosong.

*** Pemeriksaan dengan MRI – Magnetic Resonance Imaging..***

Dalam satu kesempatan menghadiri sukuran anak kerabat. Kami bertemu sahabat lama. Sebut saja mbak Nani pensiunan perawat.Dia menyarankan untuk ke dokter spesiali MRI di kawasan Karawaci. Bahkan beliau bersedia menjadi relawan. Pagi-pagi sudah di RS untuk ambil nomor atas nama Erni (Joki ya..). Dan menunggu pekerjaan terapi yang berdurasi lima jam. Setiap hari Senin.

Pemeriksaan dengan Magnetic Resonance Image ini mengharamkan pasiennya batuk. Bisa gagal. Padahal begitu lihat perkakas yang bertebaran, ruang AC yang dingin serta merta tenggorokan terasa gatal ingin ..batuk atau berdehem.

Hanya dokter wanti-wanti minta kesabaran yang tinggi. Singkatnya jangan menyerah. Tidak seperti makan cabe, sekali klethus (kunyah), langsung terasa pedasnya.

*** AKIBAT POLA TIDUR ***

Penyebabnya sederhana “POLA HIDUP” tidur. Cara tidurnya yangt selama ini cenderung menaruh tangannya diatas kepala seperti gaya tidur “Cape Deh”. Yang membuatnya cedera tissue bahu.

Persis seperti issue Carpal Tunnel – yaitu cedera akibat jari tangan dan jadi digunakan terus menerus – seperti tugas sekretaris.

Kalau ada yang bilang posisi tidur mencerminkan watak anda. Maka catatan ini boleh diperpanjang, juga mempengaruhi kesehatan anda.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.