Posted in bunker, rumah susun

Ada Bunker di rumah anakku


Setiap Rumah Susun Singapura di beri Gudang yang berfungsi sebagai Bunker jika negara dalam darurat diserang musuh mereka

Keluar masuk gudang menyimpan kopor-kopor lama, saya baru nyadar bahwa gudang yang satu ini sekalipun ukurannya saya taksir 3mx6m (barangkali over estimate) ternyata dilengkapi dengan lubang hawa yang diberi filter. Gudang ini tidak boleh dipaku, di bor atau dimodifikasi. Bangunannya sangat kokoh, tulang belulang tebal bahkan pintupun terbuat dari besi.

Ternyata dalam keadaan darurat, gudang bisa berfungsi sebagai Bunker darurat. Ada stiker dipintu masuh ditulis dalam bahasa China, Inggris, Hindu dan Malay mengenai tata cara kalau dalam keadaan darurat. Misalnya dianjurkan bawa Senter, Radio, Air Minum.

Ssalah satu peringatan untuk tidak memodifikasi Tembok Bunker eh Gudang rumah susun
Lubang Angin Bunker Perumnas Singapura

Lha kok negara yang sering kita bilang kecil, diledek orang sejakarta kencing bareng bakalan Singapur banjir kok pemerintahnya sempet-sempetnya mikirin perlindungan bagi rakyatnya. Sementara dinegeri kita Tabung Melon meleduk disana sini, kita masih sibuk bertelewicara mencari siapa yang salah.

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.