Posted in singapore, singapura

Manfaat Jalan Pagi (2)


Diantara “explorasi” jalan kaki sampai jelek (kaki saya) yang saya lakukan sewaktu menengok Lia putri saya adalah keluar masuk HDB (Perumahan Rakyat Singapura) – Sering terlihat sepeda rusak, berkarat sebagian onderdil sudah dipreteli. Mungkin pemiliknya tidak mau repot cari bengkel maupun tambal ban yang memang tidak setiap tikungan ada. Kalaupun ada biaya teknisi sepeda akan lebih besar ketimbang keseluruhan harga sepeda.  Di Giant Supermarket, harga sepeda berkisar Sin 80 (tarif bawah). Tentu saja yang ribuan dollarpun banyak.

Cuma belum pernah dengar sih ada kasus macam di Jakarta yaitu Petani Ban. Tanam Paku panen Ban Bocor.

Pengelola gedung akan menempelkan semacam surat peringatan manakala benda mangkrak ini sudah terlalu mengganggu pemandangan.

Jalanan untuk pejalan kaki yang sharing dengan sepeda. Kelak kalau daerah ini sudah berkembang, jalanan ini akan diperlebar.

Tindakan “nakal” lain adalah manakala ada keluarga yang ngetem  “bangku untuk kongko keluarga” selama 24 jam. Masalahnya kalau gang didepan kita sudah mulai dihiasi bangku, sandal, pot bunga keruan saja kita akan enggan  melewatinya dan ini yang diharapkan keluarga nakal tadi.

Punggol 10-Des-2011
mimbar <dot> saputro  <at> yahoo <dot> com <dot> au

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.