Posted in Uncategorized

Sate Kambing Asihan


Sate Kambing yang Bill-nya jangan ketahuan KPK

Minggu, 04-11-2012 06:46:24 oleh: Mimbar Bambang Saputro

Kalau bahasa “Citayam” – Asihan artinya bisa “Hoki” – misalnya Bang Amat kalau plihara Kambing – jatohnya Asihan sebab kambingnya beranak pinak.

Tapi kalau plihara Kerbo- malah jadi Kasihan deh elu..

Mungkin itu alasan pemilik Warung Sate ini mencantumkan nama “ASIHAN

Perasaan sudah “sak-untara-wektu” – alias sudah cukup lama juga saya tidak mencicipi masakan berupa Sate Kambing.

Makannya enak-tidak bermasalah, cuma perasaan BAKDA nyantap seringkali sang kambing “imajiner” sering duduk dibelakang kuduk saya. Rasa Berat gitu… Apalagi kalau nulis masalah makanan yang satu ini selalu komentar teman “wah kok beraninya sama kambing”

 

Kawasan ini ancer-ancernya adalah mereka mangkal di Halaman belakang Bioskop LIBERTY jalan Latumeten.  Maka ketika kendaraan saya belokkan dari jalan Latumeten Grogol mlipir halaman samping Gedung Biskop Liberty yang merana statusnya.  Eh baru saja “ucluk-ucluk” masuk halaman berbatu – seorang ibu sudah mencegat saya “Dua Rebu Pak..” – maksudnya uang Parkir dua rebu pak. “Emang warung(sate) Buka?” – tanya saya dengan bego- tapi sering berhasil.. “Lha iya pak, masak bayar parkir kalau warung (sate) nya tutup..”

 

Bioskop ini sudah mendapatkan napas dari Selang Oksigen, Pacu Jantung. Kalau anda menunggang Metromini lalu ada kursi yang melompong, jangan-jangan salah satu kursinya dipinjam oleh bioskop ini.

Kalau Arnold Swazneger nyempetin kemari – mungkin dia akan bikin serial Terminator yang Robot Manusianya muncul dari bekas Gedung Filem tapi kena musibah penyakit mematikan sehingga semua penghuni desa melarikan diri dan kota ditinggalkan merana. Atau kalau sutradara Horor ya bikin judul “Portir Filem Ngesot”

Sambil menunggu sate dipersiapkan seperti biasa saya jalan pelan “munduk-munduk” medekati ibu Sate.

Mau tanya soal bioskop “Masih pak.. Filemnya masih buka tiap malam.” – kata perempuan yang jualan dengan celana pendek ini.

Penonton paling banter 3-4 orang semalam dengan karcis empat rebu atuk

Tapi pilemnya setengah Pak!” – kata ibu pemilik Warung Sate Asihan disela-sela membakar satenya.

Wanita muda berkacamata dan pakai Span – maksud saya celana pendek, menambahkan “biar rame gitu” – katanya penuh arti. Usai memberikan keterangan, beliau kembali bekerja menusuk sate. Cara duduknya lumayan menarik. Bangku plastik “BAKSO” – diganjal sampai tinggi. Lalu dia jongkok diatas kursi warna hijau.

Satu Porsi Sate Kambing, Satu Porsi Sate Ayam, satu Porsi Sup Kambing – Datang. Cukup cepat padahal kalau jam kantor, warung yang cuma 100 meter dari Season City Grogol ini membuat anda frustrasi – super sibuk dengan pegawai kantor – padahal untuk tiga Porsi makanan ini anda harus mengeluarkan 3 lembar kertas dari ATM nominal terendah.

Satenya terbilang empuk, mudah dicabik dengan sendok.

Kalau anda tempelkan sendok “Coral” – besarnya nyaris sama dan sebangun, lebar dan bulat. Sup Kambing seperti diikasih hasil penggergajian kacang goreng – kasar-kasar gimana gitu.

Lantas perlu diingatkan – kalau pesan minuman “baeknya anda simpan rasa kaget anda” – mereka datang dengan Gelas ukuran Gentong satu liter setengah. Jadi ndak ada istilah “tambo Ciak- air te nya..”

Indikasi lain “makanan bermutu” saat saya duduk disana – pasangan-pasangan yang perempuannya bercelana Legging, Hak sepatu denagn ujung mirip keris kecil, perhiasan kemepyur “berkilau” disana sini, tas setara LV ORI datang dengan ciri khas order “Nasi Setengah” –

Sementara lelakinya biasanya busana kacau beliau. “Ngelomprot – pakaian seadanya,” kadang Kaus Oblong Putih tapi di HP mereka selalu cakap “No ban Tiauw,” – Guwe cuma ambil margin Tipis punya (k)- tetapi kelompok ini duitnya ndak punya seri-nya.

Tempat parkir luas, beberapa truk juga parkir disini.

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.