Posted in Uncategorized

Sirup


Pensil itu diambil oleh mbak kasir.. Harga tertulis disana, harga pensil cetet-cetet atau pensil mechanic. Pak harganya sekian? ia menyebut harga.. Matanya masih memperhatikan mimik saya… Apa pensiunan ini bener mau dan mampu  beli pensil…satu batang lagi..

Isi pensil batang arang ia amati… lagi lagi mbak cek harga seperti baru pertama melihat harga.. Tapi dia paling manis diantara ketiga counter pembayaran.  Jadi jangan KZL ikut postingan Florence Sihombing..

Kelar satu, dia ambil ballpoint. Lagi-lagi dia menyebut harga yang sudah dilekatkan kesana…

Kertas HVS dua Rim..

Lem …

Semua diperlakukan dengan sama…

Saya tebar keliling – Mal ini belum lama dibuka… itupun masih harus diperdengarkan lagu pembukaan sebelum buka mal…Posting terdahulu..

Si Mbak CekHarga .. mengeluarkan sesuatu…selembar undian yang biasanya saya buang bukan karena kata Ustad di TV melainkan saya tidak mau nambahin masalah dengan memberikan  nomor HP apalagi KTP…

Lalu dia keluarkan lagi sesuatu.. Lebih tinggi dari pensil, jelas bukan barang yang saya pesan…

Ini bonus pak.. Sirup warna kuning…

Agak aneh toko buku memberikan sirop… Tapi justru itu saya jadi ingat belanja disini..

Sep 2014

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.