Posted in april mop, Uncategorized

April Mop 2016


GARA_GARA SETETES APRIL – RUSAK DIET COPAS SEBELANGA

Sudah lama saya konsisten dengan diet COPAS, artinya kalau informasi kelihatannya bagus tetapi asal usulnya mumbo-jumbo-antah-surantah-berantah – mending dibaca lewat, toh nanti akan berjibun datang dikirim teman dari grup lain.

Gara-gara surat berantai ini saya kerap berandai-andai.. RRC – dikenal dengan “the nation of copycat technology” – kalau dibiarkan kita menjadi “the nation of CopyPaste technology”.

IMAGINASI MELIAR
Lalu imaginasi saya melebar.. saya akan bikin LSM Pengawasan KPC (Komisi Pemberantasan CopyCat).. Artis atau sinetron negeri yang mengacu kepada Uttaran, Zahoy, Nagin- akan saya somasi bersama teman pengacara. Namanya juga imaginasi berantai..

BBM di Bandara
Tadi pagi ada semacam surat berantai, nasihatnya kalau ke Bandara penuhin tanki BBM ya, karena bandara sedang diperlebar. SPBU terdekat adalah Rawa Bokor, mobil anda kesana, bakalan tersendat seperti orang tandur (tanam) bibit Mangrove (Bakau). Aha saya pikir ini anjuran masuk akal.. Lalu diet Copas saya mulai tergoda.. tidak semua surat berantai itu sampah..
(catatan: Sejujurnya saya pernah beberapa kali isi bandara .. namun entah mengapa jarum tangki tidak mau bergerak kearah yang saya perkirakan kalau beli di SPBU lain..Ketimbang saya memanjakan imaginasi liar – mending isi BBM sebelum bepergian. Habis perkara)

AKPOL..BINTARA dan TAMTAMA

Lalu keponakan yang jadi Perwira – Pernah mengenyam pendidikan Anti Teror di Paman Sam. Suatu saat ketika sempat menghabiskan waktu dikediaman kami – saya melihatnya ia melakukan semacam “shadow ambush” – seperti kalau petinju melakukan shadow boxing. Ia melatif refleknya.

Lama hilang dari peredaran.. Mendadak ia mengirimkan info “pendaftaran polisi” kepada saya melalui pesan BBM..

Saya melakukan penyaringan “eluh siapa” – sebab bisa jadi itu hacker..

“Saya Pakdhe .. hehehehe” – dan verifikasi berhasil.

Karena “saya pikir” dari sumbernya.. Maka sayapun gampang percaya.

Diet Copas saya langgar. Info pendaftaran saya kirim ke salah satu group.. Begitu pesan terkirim, link website dalam artikel saya cek, – celaka dua belas – pendaftaran sudah lewat sebulan lalu, dan artikel tersebut sudah diedit..

Sial betul.. sepandai tupai anti copas, sesekali terpeleset ngopas juga..

1 April 2016

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.