Posted in Cartstenz

Kurang Menjual


Beberapa hari lalu saya mendapat kabar bahwa ada kecelakaan pendakian di Pyramid Carstensz (4884 mdpl) dan korbannya EE seorang “khataman” naik turun gunung tersebut juga karyawan Freeport. Dikabarkan almarhum menderita hipotermia di atas sana.

Lalu saya coba mentweet media televisi yang biasanya para  penyiar memiliki  akun tweeter. Boleh jadi beritanya kalah gegap gempita dibandingkan topik Reklamasi dan Sumber Waras.

Saat pemakaman sudah berlangsung di Tasikmalaya, baru media sepintas menayangkan kecelakaan ini.

Yang ingin digaris bawahi adalah – akhir-akhir ini “ngetrend” para ibu membawa balita ke gunung..

Sadar tidak sih kalau terjadi kecelakaan, hawa dingin, yang berpengaruh buruk pada balitanya…

————-

Kutipan WA

[16:56, 4/17/2016] Berita diatas benar mas, sy berangkat ke Tasik escort Alm dgn GA jam 14.20, skrg lg transit makasar ganti pesawat GA yg lain dam baru akan boarding pk19.40 WITA.
Semua personil yg tersisa sebanyak 12 orang (pendaki, team support, rescue dan paramedik) sekarang sdh di Base Camp Yellow Valley. Rencana evakuasi dilanjutkan besok pagi krn cuaca menjelang sore hujan deras.
Alm EE meninggalkan 1 anak dan istri yg sdg mengandung 6 bln anak ke 2. (Den pengirim)

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.