Posted in preman

Malak untuk beli Sinar Matahari


Energi dan praktek premanisme
Praktek premanisme di rig-rig Pengeboran kita umumnya sudah berazaskan dari Sabang sampai Merauke. Jamannya pengeboran sedang ramai-ramainya, kamipun bahkan mempraktekkan Bhineka Tunggal Ika, alias ada crew Jawa, Batak, India, Bangla, Nepal dan lain-lainnya. Nggak sampai Seratus Lima Puluh Juta sih jumlahnya.
Di salah satu proyek pengeboran di Riau para awak mudlogging lumayan kebingungan ketika entah bagaimana preman Desa bisa masuk kedalam kabin. Kabin ialah kontainer yang disulap menjadi office sekaligus laboratorium lapangan. Mudlogging ialah orang (saya) yang pekerjaannya mendulang atau menyosoh remukan sebagai sisa operasi pengeboran.
Tujuannya apa lagi kalau bukan memalak uang keamanan. Bahasa mereka “uang bensin”..
Separuh mabuk preman bicara ke kapten kabin ,BEN, yang warga India yang sedang bertugas saat itu..

“Sir…me…me.. ” (lalu menggosokkan jempol dengan telunjuknya)… “buy … Solar..ya..Solar..”

 

Si India pasti bingung – hanya di Indonesia Matahari dijual belikan dalam bentuk cairan dingin…
(Solar=Energi Matahari)
@mimbar
April2016

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.