Posted in gaya hidup, Hotel

BINGUNG ISI FORMULIR


13124829_10207934462172459_7127094834419168579_nBINGUNG ISI FORMULIR
Segelas Kopi instant tak bergula – masih belum membuat tangannya saya untuk segera menulis kesan, pesan pada formulir kesan-pesan-saran yang telah diberikan pihak hotel tempat kami semalam menginap.

FAKTANYA…
Saat memesan dua kamar “connecting door” dikatakan bahwa waktu paling cepat untuk checkin pada pukul adalah 14:00 – kalau lebih cepat bisa kena extra charge (pinalti).
Tamu datang satu jam terlambat, artinya checkin pukul 15:00
Ternyata baru satu kamar siap pakai sementara  kamar kedua dinyatakan “sedang dibersihkan..”
Sementara menunggu – semua tamu berada tumplek bleg dalam satu kamar..
Pintu kamar sengaja dibuka agar supaya – kami tahu jika kamar kotor sudah dibersihkan – sekalipun pihak hotel katanya akan menilpun kalau kamar sudah siap…
Herannya dilorong hotel ada gerobak cleaning services namun tidak ada petugas.

Pukul 17:00 – karena belum juga ditilpun “pertanda” kamar sebelah boleh dipakai – maka menunggu 2×60 menit cukup ruang untuk komplin..

Komplin kali yang ke tiga (kali ini head to head dengan front desk), artinya tidak melalui tilpun tetapi khusus mendatangi petugas. Eh kami masih disemayani (dijanjikan) sepuluh menit lagi..

Dan betul tidak lama  kemudian  kamar dinyatakan sudah siap..

Misterinya disini..

[Fakta temuan ][- kamar ini sudah ready sejak pukul kapan entah berantah – tetapi berhubung ada kurang-nyambung antara Cleaning Service dengan pihak Front Desk…Tamu yang jadi korban]

Jadi saya musti menulis apa…

Mimbar Bambang Saputro

Mei 2016

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.