Posted in Uncategorized

Double Owner


Rekan saya, sebut saja namanya Rizki (nama sebenarnya) – heran terheran HP-nya lelet, ngadat, malahan kadang tidak aktip (no SimCard)..

Whatsapp yang selama ini “tang-ting-tung” berbunyi tanda ada pesan baru, sepertinya membisu.

Ia mulai menghitung budget membeli HP baru sebab kata teman yang “sotoy” – “minta ganti tuh HP-nya..” – tetapi sebagai Opini kedua, Riksi mendatangi Grapari dan kaget-terkaget nomornya sudah dicangkok orang lain.

Sepertinya ada orang minta nomor simcard baru, dan sonder dicek – diberikanlah nomor yang ternyata milik Riski sang Pelanggan Setia Prabayarnya.

Pemilik yang baru kelihatannya iseng juga misalnya mengalihkan pesan WA ke hpnya, pokoknya segala privasi sudah menjadi milik umum. Dunia seperti  milik mereka berdua (dia dan teman saya)- sekalipun tidak diinginkan. Coba kalau nomor ini digunakan untuk tindak kriminal atau menggunakan mobile banking miliknya.

Bakalan Habis Memang – nasib teman saya ini. Catatan: Habis Memang adalah dialog Balikpapan yang artinya Habis-Habisan.

Sebetulnya ada SOP pihak Grapari sebelum melampu hijaukan sebuah nomor, akan meminta misalnya nomor tilpun rumah calon untuk verifikasi. Tapi itu dulu…

Sebagai solusi pihak Grapari malahan mengusulkan migrasi ke PascaBayar, biar lebih aman katanya.. weleh…

Saya mengalami nasib sama dulu dengan telpon sistem AMPS Komselindo, Email berlangganan mimbar@xxxx.net.id  lalu BBM (di cangkok di South Afrika)..

Mei2016

 

 

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.