Posted in adat

Sopan Santun Bocah


image

Untuk temanku yang bukan Muslim saya ceritakan – bagi muslim maka berwudhu adalah satu keharusan -terutama menjelang salat..

Dimulai dari cuci tangan dan seterusnya lalu diakhiri dengan membasuh kaki..

Ketika baru memulai basuh tangan disebuah masjid sebelah saya sudah berdiri bocah lelaki usia belasan. Rupanya ia memilih merapat kepada saya sebab tetangga satunya (keran ada dua) – cenderung membatik kulit dengan air – ketimbang bersuci.

Tahu bahwa ada orang lain biasanya saya mempercepat gerakan sebagai ungkapan “tepo seliro” – empati. Juga sambil “ecek-ecek” memberikan contoh bagi generasi kecil ini.

Menjelang urutan bersuci terakhir  – saya lihat kaki bocah ini sudah menjulur nyaris  menyentuh muka saya yang sedang membungkuk. Ia melihat saya seperti teman sepermainannya sehingga boleh diganggu agar cepat menyingkir.  “Buruan gue juga mau wudhu …”

Bila dibiarkan saja ..Arti kata lain – saya menggunakan air bekas cuci kakinya..

Merasa terganggu maka saya berhenti sambil menatap wajah bocah. Kakinya ditarik sambil menatapku dan saya meneruskan upacara yang terhenti.

Namun baru saja saya akan memulai menyelesaikan pekerjaan.. kaki kecil ini mulai menjulur lagi sehingga kali ini saya tepis dengan kaki saya sebagai tanda marah. Nggak tega menyebut kata menyepak.

Namun bocah ini sama sekali tidak kaget, takut. Wajahnya dingin saja.  Menganggap bahwa menyelak.. bukan hal serius..

 

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.