Posted in gaya hidup

Hitam Tua


Mbak Nani sekali tempo kepingin mencoba mewarnai rambutnya yang sebagian ditumbuhi uban putih.. Maklum saja usianya sudah kepala lima. Kelar keramas ia sudah siap memudakan rambutnya.

Sebuah mangkok hitam, sisir hitam nampak dimejanya. Setelah mencampur kedua tube “odol” pewarna dan mengaduk-aduknya. SESUAI DENGAN ETIKET pada sampul luar yang  ia baca.. ca13319947_10208073583370402_3906610281584538241_nmpurkan kedua “odol” dengan jumlah sama banyak lalu diaduk sampai merata.

Sebentar saja ia melihat adonan hitam pekat. Tapi ia masih belum puas, adukanpun ia aduk terus menerus.

Sambil mengaduk – ia mengenakan BEP berupa handuk untuk pelindung tubuhnya.

“PLEK..PLEK..”

Tak lama seluruh kepala wanita berambut sebahu ini  ditutupi mirip agar-agar sepekat dan sehitam aspal jalan. Ia melakukannya sendiri dibantu dengan sebuah cermin. Maklum selama ini ia selalu mengecatkan  rambut orang lain.

Asisten kamipun bahagia dengan penampilan barunya. Rambut putih menjadi hitam pekat, tebal kembali.

Sayang itu tidak berlangsung lama. Dalam hitungan jam – cat rambut mulai kehilangan daya sihirnya. Dan celaka dua belas  mending kalau balik menjadi uban – ini malahan  kecoklatan seperti Reza Artamevia sebelum menyeberang ke Padepokan Brajamusti.

Ini yang membuatnya kelabakan… dan berusaha mengembalikan ke uban aselinya

“dicuci pakai air hangat juga nggak menolong”.

Kalau biasanya beli satu dapat satu, mbak Nani beli satu dapat dua yakni warna hitam dan coklat pirang.

 

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.