Posted in mimbar

Portal


Berita mengenai robohnya JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) akibat tersangkut trailer di Tol BSD KM7+600 memenuhi media belakangan ini.

Pak supir yang tak memiliki -SIM-beralasan “biasanya kagak terjadi apa-apa kami lewati. mungkin  jalan mendadak bisulan sehingga membuat trailer menyundul jembatan.

(Tol BSD Senin 16 Mei 2016 km 7+600).

Lain BSD lain pula kavling P&K (Bekasi). Ada ruas jalan namanya Pendidikan yang baru di cor semen sepanjang 300m. Portal segera dipasang. Hanya  mobil pribadi yang bisa lewat dibawah portal. Melihat ada jalan cukup lebar dan layak pakai mulailah mobil box, truk, bahkan ada kontainer mencoba lewat.. Tapi untuk itu hanya penjaga pak Mar yang boleh membuka portal atas.

Namun ada yang nekad, portal disundul-sundul sampai patah agar mereka bisa masuk kedalam komplek kami….

13307482_10208134464372389_5105412191516775257_n

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.