Posted in mimbar

Twin Irish Boys


Kami baru saja turun di stasiun MRT Little India. Tujuan ke Choa Chu Kang memenuhi undangan keluarga Indonesia yang lama bermukim di Singapura. Ini peralanan 90 menit naik kereta, tiga kali berganti tumpangan mulai dari Kadaloor, Punggol, Little India dan Bukit Panjang. Tuan rumah – Sofia gadis ayu adalah sohibah cucu saya Anya, jadi pertemuan mereka ini sudah merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar.
 
Diantara kerumunan penumpang yang macam cendol banyaknya – maklum hari libur ada Dua kakak beradik bule kembar – dengan ibunya sebut saja namanya MAWAR.
 
Bocah lelaki ini yang belakangan namanya Michael dan Nathan, kembar dari Irlandia ini langsung mengerumuni Anya yang terkantuk menonton Family Finger.
 
Cara mereka melakukan pendekatan unik untuk bocah.. Peres, Strategic. Mula mula mereka membantu Mbak Tini yang mendorong Anya.
 
Lalu mainan mobil mobilan mereka dipinjamkan – setelah semua dapat lampu hijau – mereka berdua minta ijin boleh ikut nonton Ipadnya Anya.
 
Lalu mereka bertiga menyanyikan Baby Finger yang ditayangkan di IPAD.
Bosan Baby Finger, salah satu bocah meminta Angry Bird. Bukan cuma itu saja, telinga Irish mereka mendengar cara pengucapan Anya langsung melakukan koreksi dengan logat Irish.. Jelas beda.
 
Kok ya kebetulan – kami sama-sama menggunakan jalur DownTown (baru), sehingga selama 20 menit dalam LRT mereka bertiga asik bercengkrama.
 
Sebuah persahabatan harus terpisah ketika mereka harus turun di stasiun lain..

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.