Posted in mimbar

OTO DEBIT – ASURANSI -TUNGGAKAN EMPAT PURNAMA..


OTO DEBIT – ASURANSI -TUNGGAKAN EMPAT PURNAMA..

 

Kaget tiada terperikan ketika saya diberitahu bahwa sejak April, Mei, Juni dan Juli 2016, satu asuransi dinyatakan GAGAL-DEBIT.

Tentu saya terkejut sebab saya tidak pernah memberitahu bank yang namanya saya samarkan sebagai NON-SCB untuk menyetop pembayaran asuransi yang saya samarkan NON-ANZ.

Terkejut kedua adalah asuransi yang saya samarkan sebagai NON-ANZ juga kenapa menunggu sampai seumuran jagung hibrid – baru komplin..

Saya memang pria paling bodoh seduai kalau soal Tata Buku.. Maksudnya sudah tahu jumlah tagihan Kartu Kredit perbulan termasuk yang autodebit. Karena rutinitas , berakibat membaca statement bank yang dikirimkan ke inbox-tanpa rasa kritis atau ketelitian yang tinggi.

(Jadi inget supir bisa di Singapura bekerja sambil tangan kiri dan kanannya mengecek bank statement-jangan-jangan dia dikirim Zeus untuk mengingatkan keteledoran saya.)

Alasan lain – Saya terlalu percaya profesionalisme kedua Institusi tersebut. Maksud saya Institusi Bank dan Asuransi. Inilah resiko “take it for granted”.

***
Kelihatannya sementara jawaban adalah demikian…

Bulan Maret 2016 KK saya sudah harus diperbaharui/diperpanjang.. Saya percaya pada profesionalisme NON-SCB soal mengganti kartu pelanggan yang 10tahun menjadi membernya. Biasanya juga Lancar Jaya, kok.

Tapi teryata ada tiga bulan, kartu belum saya terima. Seperti bumbu menambah drama, selama itu pula saya tidak berada di Tanah Air.

Maka saya menilpun pihak penerbit bank, dan berbicara sedikit keras soal alamat, bahkan saya mengupdate Alamat sekali lagi yang ternyata Sama Sebangun dengan yang sudah terdaftar di sisem bank NON-SCB tadi (10tahun lalu).

Kepada petugas saya katakan – mengapa ALAMAT YANG SALAH tadi tidak pernah sasar kalau kirim surat atau tagihan.

Seperti juga masalah di negeri ini, maka tidak heran kalau yang disalahkan kali ini pihak ketiga yang tugasnya antar dokumen.

Sekali lagi kita bicara alamat yang sama yang sudah dipakai selama 11 tahun. Alamat rumah saya samarkan Jalan NON-Pendidikan -Bukan nomor 73

Tak sampai seminggu – KK pengganti datang.. Tidak ambil resiko saya aktipkan kartunya dan ganti PIN Salapin.

Saya pikir saya sudah bisa tidur nyenyak..

Ternyata rembetannya masih ada.. Sekarang saya harus bayar Premi empat bulan sekaligus.. Luar biasa..

***

Pesan dari cerita ini.. Oto debit tidak fail-proof. Manakala ada perpanjangan Kartu yang seharusnya berjalan mulus, maka tidak ada salahnya mengecek bank statement anda dan teliti. Saya baca tetapi sambil lalu.

Ikutlah Asuransi yang ada orangnya – jika anda yakin ada orang yang anda kenal bekerja disana dan bukan kutu loncat. Akan membantu kalau ada masalah di kemudian hari.

I love credit card NON-SCB, I love insurance NON-ANZ

 

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.