Posted in mimbar

So funny


Anya,3, diajarkan tata tertib menyeberang jalan. Mencari lampu penyeberangan dan menunggu sampai lampu berganti warna hijau. Mengangkat kedua tangan saat menyeberang dan sebaiknya bergerombol.

Tapi namanya bocah..Palagi kalau berjalan dengan kakeknya.  Ia mulai ngerjain. Misalnya berusaha lepas dari pegangan tangan kami, ajak main petak umpet yang semuanya potensial tidak memperhatikan lalu lintas di depan.

Seorang penghuni lain, oma oma, sempat menegurnya. Intinya kakekmu sudah tua jangan diajak canda umpet. Banyak mobil lalu lalang.. Tapi tombol subtitlenya off – yang terdengar suara berentet seperti pekerja sipit yang ngebor di komplek AU Halim. Jadi saya ngarang saja terjemahannya.

Oleh ayahnya, ia dibawakan rekaman video kamera cctv mobil yang biasanya dipasang untuk merekam situasi jalan, kecepatan kendaraan.

Video tadi menggambarkan bocah Singapura -menyeberang dengan berlari dan dug menabrak kendaraan sampai si anak terpental. Maksudnya betapa berbahayanya jalan raya kalau tidak berhati-hati. Video ini memang seperti alat bukti misal terjadi kecelakaan atau didepan kita ada peristiwa langka di jalan raya.

Berulang ulang video tadi diputar.. Anya memperlihatkan perhatiannya. Setelah 3 kali diputar ia komentar..

So Funny…

Dia pikir nonton Mr Bean

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.