Posted in mimbar

MIXED VEG RICE


MIXED VEG RICE
Kalau diterjemahkan mestinya Nasi Campur Sayur, atau nasi rames kata sementara orang.
TKP: Selasar sebuah KopiTiam 24jam kecil tapi ramai pengunjung..
***
Sekitar pukul 8 pagi, glundungan kobis, tauge, kacang panjang, tomat ikatan bayam atau kangkung sebangsanya sudah berdatangan depan kios makan kami menyebutnya “Vegji” alias Wartegnya sono.. Biasanya datangnya sudah dalam kantong plastik ukuran orang jual sepatu.
Sebuah meja stanless steel dorong, tatakan kayu, pisau cacah daging dan dua orang juru masak mulai mengiris dan memotong sayuran. Untuk menghemat wadah, maka plastik dari supermarket yang sama yang dibuat wadah.
Pameran persiapan didepan lalu lalang manusia ini dilakukan tentu maksudnya “ini lho sayuran kami seger-seger dan higinis cara pengolahannya bersih”.
Sekitar jam 11 siang praktis yang namanya sayur tahu, ayam goreng, ikan goreng, nasi sudah siap. Biasanya kendati sudah siap dan ditayangkan di loket, penjualnya menolak memberikan services..
Pukul dua belas alarm tanda istirahat berbunyi, sebentar saja antrean sudah mengular. Baju kerja, sepatu proyek “Bukan AP”. Boleh saya tebak 98% adalah pekerja kasar/halus/tebal/tipis/latin/gedrik kadang bekas cat, debu masih menempel diwajahnya. Made in Impor..
Ada yang dibungkus (Tapow), ada yang Chia-chia ditempat. Lapak ini tidak boleh serakah dengan menjual minuman. Soal minuman silahkan toko sebelah.. Tidak ada teh gratis yang biasa kita dapatkan di warteg kita.
Ini memang makan kejar tayang, mereka makan tanpa berleha-leha sebab hanya satu jam istirahat.
Jam 13:00 aktivitas mulai mereka karena pekerja pembangunan apartemen harus kembali bekerja. Selebihnya mereka melayani pensiunan, penghuni flat yang malas masak dan memilih makan warteg.
Sekitar jam 15:00 maka mereka sudah tidak melayani pembeli sebab dalam proses yang sama untuk sesion berikutnya yaitu “makan malam.”

Author:

Hi.. Mimbar Saputro.. friend call me Mimbar. Live in Jakarta and Bekasi, Indonesia. Above 58 years old, love to write anything, but still afraid write in English. Retired real mudlogger, "promised" Directional Driller coordinator, "promised" mudlogger's Director. Since 6 Januari 2012 - been third time retired. My actual job is drilling rig "mudlogger" - a person who collect information based on drilling shit or cuttings. I like to write about drilling rig, but ones must remember the Oil industry is Tighthole Policy, therefore you cannot tell about your rig too much. After twice got "golden shake hand" another word for "early termination" - they said I am too old for such job, I am working in West Australia, the country where the older is the better. I love working here because the payment good, people nice, food superb. And they did not even bother how old am I as long as I can work, in good shape.Thats all. Hello: Nama saya Mimbar Bambang Seputro, tetapi di Pasport kadung ditulis SAPUTRO. Waktu kecil dipanggil PekBang. Kelahiran Banten Jawa Barat. Sebetulnya cita-cita sih menulis kehidupan saya pribadi sebab setiap orang pasti memiliki riwayat hidup yang bisa dibagikan kepada orang lain. Sayangnya banyak dari kita meninggalkan dunia bak sebuah orkestra indah yang belum pernah diputar karena tidak berani mencoba menulis kehidupannya. Bahkan banyak orang kalau namanya kebetulan mirip dan tersenggol - marahnya bukan main. Padahal apakah cerita kehidupan harus selalu glorius, penuh kemenangan. Banyak kan kita membaca otobiografi seperti sekolah pinter, anak Wedana, anak Orang kaya, Ganteng, ndak pernah salah sementara sayapun juga manusia, punya kelemahan. Saya bekerja di sebuah konsultan perminyakan di Australia. Namanya memang keren "MudLogger" tetapi pekerjaannya mengayak lumpur pengeboran. Setelah lumpur dibuang maka batuan yang sudah menjadi serpih ini kami tata teratur dalam baki kecil dn dilihat dibawah mikroskop. Sisa batuan lainnya kami bungkus dalam kain mori. Lalu kami jemur dibawah terik matahari. Rata-rata berat satu bungkus harus 2 kilogram. Kalau contoh serpih batuan ini sudah kering, kami bungkus dalam kantong plastik seberat 200gram. Biasanya satu set terdiri dari 4 kantong plastik. Dan kantong-kantong ini kami kirim ke pelanggan kami untuk dilakukan pemeriksaan geokimia dan analisa batuan lebih terperinci.