- Menggores Pena atau digilas sejarah – Leave a living legacy for family and friends – G.L Ascough / UNOCAL-Slogan's DONT EXPECT IF YOU NOT INSPECT

Joni Indo dari Perampok, Preman menjadi Pendakwah
Di acara Kick Andy, Jhoni Indo menceritakan pengalamannya menjadi penjahat, mencoba lari dari Nusakambangan sampai akhirnya tertarik menjadi pendakwah.
Sebagai santri magang, maka sehari-hari ia mengikuti Kiyai Zainuddin MZ berceramah. Dalam suatu acara yang tidak disangkanya, seorang panitia penyelenggara menyelipkan amplop tebal kesaku Jhoni dan ke saku Kiyai Zainuddin.
Rupanya pertama kali mendapat honor berceramah membuat hatinya bertanya mengenai isi amplop. Sepanjang perjalanan dia gelisah. Sebentar-sebentar dirabanya kantung yang menggembung karena amplop tebal.
Akhirnya ia tidak tahan godaan lalu permisi kepada pak Kiyai untuk ke toilet yang sebetulnya hendak melihat isi kantongnya.
Ternyata isi amplop tadi cukup banyak sekitar 3 jutaan. Namun saat dibalik-balik, tertulis nama “Untuk Bapak Kiyai H Zainuddin MZ” – jelas salah alamat.
Saat keluar dari toilet ia menemui kiyai sambil menceritakan apa yang terjadi, tetapi kiyai bilang “ambilah, itu rejekimu sebab saat kamu ke toilet saya juga melihat amplop saya dan tertulis nama Jhoni Indo.”
Dalam sebuah tayangan TV, sejak jadi juru dakwah Johni mulai diundang ceramah di beberapa tempat. Satu tempat dikawasan Guci, ia diperlakukan seperti raja. Makanan lezat tersedia, bahkan uang saku yang diberikan kepada Jhoni pun boleh dibilang tebal.
Belakangan Jhoni terhenyak sampai bersimpuh menangis di kaki sang pemilik rumah. Ia adalah salah satu dari pemilik Toko Emas yang di rampok oleh Jhoni. “Anda bukan manusia – anda malaikat,” kata Jhoni dalam isak keharuannya. Bagaimana mungkin orang yang sudah pernah disakiti olehnya, hartanya dirampok, etnis minoritas, ternyata malahan berbuat baik kepadanya.
Bulan Agustus 2008 di Terminal 1A saya beruntung melihat sosok ini berjalan didepan saya.
Langkahnya perlahan mirip terhuyung-huyung sambil menghembuskan rokok kretek. Kecuali tatapan matanya yang memang masih terasa berat, dan lirikan penuh waspada maka praktis kehebatan fisik Joni Indo sudah tidak nampak bekasnya. Segera kamera saku saya siapkan dari dari kejauhan, Joni Indo saya amati gerak geriknya dan saya abadikan. Sekalipun tidak sempurna, namun setidaknya wajah JI bisa dipaparkan di situs ini.
Pengen tau donk, email atw websitenya jhoni indo… Pls ya………..Profilnya jg dech..Thanks baget dech.
Saya mau minta tolong untuk alamat Ustad H. Joni Indo atau kalau boleh No Hand phone nya
Saya photographer amatir yg tertarik untuk membuat karya foto tentang salah satu orang yg sangat kagumi di negeri ini.
Mohon dibantu ya … segala access dan info akan sangat membantu.
Terima kasih sebelumnya
wass
D
ya klo boleh minta no hp nya H.Joni Indo
thanks
Jhoni Indo kan sunda campur Belanda,,tp anak buahnya org cina smua,apa namany aja yg Pacinko sihh
tolong minta email nya atau nomer yang bisa di hubungi dong.saya kenal di bgt nich,
aku anak nusakambangan juga nich…thanks bgt yach
masih gantenk…………
eh salah tuh Anak buah Joni Indo pribumi semua kali di namain “PACHINKO” itu gaar2 dulu mereka suka balap-balapan sama anak Pachinko di Kemayoran
Anak buah Joni Indo yang 14 org itu pribumi semua gk ada yang keturunan China